Viral, WN Malaysia Sebut Indonesia Tak Lockdown Karena Tak Mampu Jamin Kehidupan Rakyatnya

  • Bagikan

DimensiNews.co.id- Pemberlakuan lockdown di Indonesia sempat menjadi pro kontra berbagai pihak di tengah ancaman pandemi corona atau Covid-19. Rupanya persoalan ini juga menjadi sorotan masyarakat negeri jiran.

Dalam sebuah video yang beredar belum lama ini, seorang wanita warga negara Malaysia, mengaku tercengang dengan peningkatan angka kasus positif corona di Indonesia.

“Kita lihat Indonesia, MasyaAllah saya sangat takut, sebab tiap hari kasus Covid-19 mereka naik meningkat,” ujar wanita dalam video berdurasi tiga menit itu.

Wanita yang mengenakan hijab ungu dan baju hitam itu juga memperingatkan warga Malaysia untuk tidak berkunjung ke Indonesia karena peningkatan kasus Corona.

Ia juga mengkritik pemerintah Indonesia yang tidak memberlakukan lockdown karena tak bisa menjamin kebutuhan rakyatnya.

BACA JUGA :   Banyak Jalan Aspal Mulai Rusak Akibat Akar Pohon

“Presiden mereka tidak melakukan lockdown, karena tidak mampu untuk menjamin rakyat yang sejumlah 300 juta penduduk, jadi tolong dalam tempo satu tahun ini jangan pergi ke Indonesia karena beresiko,” katanya.

Kemudian, dia juga membandingkan dengan India yang menerapkan lockdown, namun tidak disertai jaminan sosial yang memadai.

“Kita lihat di India, 1,3 miliar penduduk mereka sudah menerapkan lockdown, tapi apakah pemerintah mereka membantu rakyat? Tidak!,” ujarnya.

Di bagian akhir video, dia merasa bersyukur dengan negaranya yang memberikan jaminan kehidupan agar warga Malaysia tidak keluar rumah di tengah pandemi corona.

Dia juga menyebutkan, pemerintah Malaysia mengalokasikan anggaran 400 miliar ringgit untuk menjamin kehidupan masyarakat.

BACA JUGA :   Ikut Vaksinasi di Polres Lhokseumawe Berhadiah Umrah

“Kabinet yang baru dibentuk beberapa hari, mereka bisa untuk membuat arahan untuk menyelamatkan nyawa kita, dan disiapkan paket sosial untuk bantu kita,” ungkapnya.

“Jadi kita bersama-sama kerajaan untuk bantu kerajaan, stay at home, sebab virus ini tidak bergerak, yang bergerak adalah kita,” tandasnya. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses