Aksi Penghadangan Pengawal Ambulance Jenazah di Sidoarjo Berujung Laporan Polisi

  • Bagikan
Tangkapan layar rekaman video amatir momen saat pengeroyokan pengawal Ambulance oleh diduga gerombolan Debt colector di Sedati Juanda, Sidoarjo, Rabu, (15/04).

Surabaya — Seorang warga Kabupaten Sampang, Naiman, melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan dan pengeroyokan yang dialaminya di Jalan Sedati, Sidoarjo, saat mengawal ambulance untuk menjemput jenazah dari Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, (15/04).

Peristiwa tersebut terjadi ketika Naiman bersama rombongan dalam perjalanan dari Sampang menuju Surabaya. Di tengah perjalanan, rombongan dihentikan oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

Hingga saat ini, penyebab penghentian rombongan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok yang menghentikan rombongan diduga merupakan gerombolan debt collector.

Menurut keterangan yang disampaikan, korban mengalami tindakan kekerasan berupa pemukulan. Selain itu, korban juga mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang sebesar Rp 3 juta. Setelah kejadian tersebut, Naiman melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polda Jawa Timur.

BACA JUGA :   Praperadilan 3 Mafia Tanah Desa Kohod Pakuhaji Ditolak PN Tangerang

Sementara itu, organisasi MADAS Sedarah menyatakan telah memberikan pendampingan kepada korban dalam proses pelaporan. Pihaknya juga mendorong agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Awal peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 10:00 pagi Wib di luar Bandara Juanda jalan Sedati kabupaten Sidoarjo. Kami mengecam keras segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat, terlebih dalam situasi duka seperti ini. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga melukai nilai kemanusiaan,” tegas perwakilan MADAS Sedarah.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. (Az/By)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses