Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Israel dan Pangkalan AS Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

  • Bagikan
Iran kembali memulai serangan balasan ke Israel. (REUTERS/Gideon Markowicz)

JAKARTA- Iran mulai melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan kepentingan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah menyusul gempuran gabungan kedua negara tersebut yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sirene peringatan serangan udara dilaporkan berbunyi di wilayah Israel tengah serta kawasan Tepi Barat yang diduduki pasukan Zionis, Minggu (1/3). Militer Israel mengonfirmasi adanya peluncuran rudal dari wilayah Iran.

“Sirene telah berbunyi di sejumlah area di seluruh negeri setelah teridentifikasi adanya rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel,” demikian pernyataan militer Israel yang dikutip The Guardian.

Menanggapi situasi tersebut, militer Israel menyatakan Angkatan Udara mereka tengah beroperasi untuk mencegat rudal dan siap melakukan serangan lanjutan jika diperlukan.

BACA JUGA :   Membuka Sekolah Lapang Gempa,Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Garda Revolusi Iran (IRGC) telah meluncurkan gelombang serangan keenam sebagai bagian dari operasi balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

“IRGC telah melakukan serangan rudal dan drone secara besar-besaran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah,” lapor media pemerintah Iran yang dikutip Al Jazeera.

Militer Iran mengklaim serangan tersebut menargetkan sedikitnya 27 pangkalan militer Amerika Serikat, termasuk sejumlah instalasi strategis. Selain itu, IRGC menyatakan telah menyerang Pangkalan Udara Tel Nof di Israel, markas komando militer Israel di Hakirya, Tel Aviv, serta kompleks industri pertahanan utama di kota tersebut.

Dalam pernyataannya, IRGC bersumpah akan terus melancarkan serangan balasan secara berkelanjutan dan mematikan guna menghukum pihak-pihak yang mereka anggap sebagai agresor.

BACA JUGA :   Banjir Akibat Luapan Kali Angke, Dr. Nurdin Akan Intenskan Koordinasi Dengan Pusat

“Pasukan Iran akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras dengan tamparan berturut-turut yang akan sangat disesalkan oleh musuh,” demikian pernyataan resmi IRGC.

Diketahui, Israel dan Amerika Serikat mulai melancarkan serangan gabungan ke Iran sejak Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 201 orang tewas dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka.

Di antara korban tewas dilaporkan termasuk Ayatollah Ali Khamenei, anggota keluarganya, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami, serta Komandan Angkatan Bersenjata IRGC Mohammed Pakpour.

Eskalasi terbaru ini semakin meningkatkan kekhawatiran internasional akan meluasnya konflik bersenjata di Timur Tengah dan potensi pecahnya perang regional berskala besar.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses