Berikan Pelayanan Terbaik, BPJamsostek Jamin Pemasangan Protese Tangan Robotik Pekerja Yang Alami Kecelakaan Kerja

  • Bagikan
Disaksikan Dirut BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo dan Gus Yasin, Eko Suryanto sedang mengambil benda usai pemasangan protese tangan robotik di RSND Semarang

SEMARANG – Risiko kecelakaan kerja dapat menimpa siapa saja dan kapan saja, salah satunya yang dialami oleh seorang pekerja Eko Suryanto yang bekerja sebagai Operator Maintenance di PT. Sinar Agung Selalu Sukses (SASS) mengalami kecelakaan saar membersihkan mesin conveyor.

Dalam kejadian itu, tangan kiri Eko Suryanto tergilas roda conveyor, karena kondisinya terbilang parah sehingga tangannya itu harus diamputasi oleh tim medis.

Beruntung, Eko Suryanto yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendapatkan perawatan kecelakaan kerja sampai dirinya sembuh, sekaligus mendapat bantuan protese tangan robotik atau bisa disebut filly hand tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Dirut BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo yang didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dan Direktur Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Sutopo Patria Jati, Jum’at (3/6) lalu melihat langsung pemasangan protese tangan robotik tersebut di rumah sakit RSND, Semarang.

BACA JUGA :   Gawat.! 30 Orang Tahanan Lapas Sarolangun Positif Covid-19

Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya melalui Press Release yang diterima DimensiNews.co.id, Selasa (8/6) mengatakan, kehadirannya di Semarang tersebut untuk menyaksikan langsung bagaimana proses pemasangan hingga penggunaan filly hand yang merupakan hasil inovasi dan karya terbaik anak-anak bangsa.

“Kita perlu mengapresiasi Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), yang telah banyak membuat protese untuk membantu masyarakat yang membutuhkan alat-alat bantu. Ini akan menambah semangat dan motivasi pasien kecelakaan kerja dalam menjalani kehidupannya ke depan,” jelas Anggoro.

Filly hand ialah inovasi yang dikembangan para ahli di universitas diponegoro. Tangan palsu jenis ini memiliki sejumlah keunggulan yakni mudah dioperasikan, harganya jauh lebih murah dan 90 persen suku cadangnya tersedia di dalam negeri. RSND sendiri merupakan salah satu rumah sakit kerja sama BPJS Ketenagakerjaan yang menangani kecelakaan kerja atau biasa dikenal Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

BACA JUGA :   Joko Tetap Semangat Cari Nafkah Usai Diviralkan Sakit Akibat Vaksin

“Ini merupakan salah satu fokus kami untuk memberikan fasilitas-fasilitas terbaik bagi peserta, sehingga jika risiko terjadi, pekerja akan langsung tertangani dengan optimal,” ungkap Anggoro.

Selanjutnya, Eko Suryanto yang terlihat semangat dan antusias saat mendapatkan filly hand menyampaikan, bahwa dirinya tetap mensyukuri apapun yang terjadi di dalam hidupnya walaupun itu merupakan sebuah cobaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sejak awal sangat membantu. Saya berterima kasih dan bersyukur banget walaupun kehilangan tangan satu tapi masih diberi kesempatan untuk hidup,” ucap Eko.

Sementara itu Wagub Gus Yasin kembali mengingatkan akan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi setiap profesi pekerjaan. Dirinya siap bersinergi untuk mensosialisasikan manfaat dari semua program BPJAMSOSTEK.

BACA JUGA :   Hidayatullah Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua KNPI Banten

“Kami berharap masyarakat juga aware terhadap ini, masih banyak loh seperti nelayan, juga ada petani, juga memiliki risiko yang sampai saat ini masih minim mereka ini benar-benar memikirkan bagaimana nanti bila mengalami kecelakaan kerja dan seterusnya. Dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan atas nama pribadi, ayok bareng-bareng kita sosialisasikan ini, yuk kita jaga diri kita masing-masing ikut ke BPJS Ketenagakerjaan,” pungkas Gus Yasin.

Sementara itu, Kepala BPJamsostek Lhokseumawe Muhammad Sulaiman Nasution, kepada DimensiNews.co.id mengatakan, kejadian tersebut merupakan risiko kerja yang tidak dapat kita hindari, oleh sebab itu pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar melindungi kita dari risiko-risiko tersebut.

“Semoga ini bisa menjadi bukti nyata komitmen BPJamsostek dalam meklaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai amanat undang-undang”, pungkas Sulaiman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.