Penanganan di Rumah Sakit Mutiara Bunda Lamban, Ibu dan Bayi Meninggal Dunia Akibat Pendarahan

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, Tulang Bawang – Diduga lamban ditangani oleh pihak rumah sakit, Warida (34) dan bayinya yang merupakan warga Kampung Kahuripan Dalam, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang meninggal dunia di Rumah Sakit Mutiara Bunda, Kamis (13/02/2020).

Pasien meninggal dunia saat akan menjalani persalinan prematur di rumah sakit tersebut. Korban meninggal diduga karena mengalami pendarahan hebat yang diperkirakan kurang lebih selama 3 jam. Dengan kondisi tersebut, pasien dan calon bayi tidak mendapatkan penanganan secara maksimal oleh pihak Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang.

Menurut Wardian yang merupakan adik kandung korban mengatakan, awalnya Warida mendatangi Puskesmas Lebuh Dalam, Kecamatan Menggala Timur untuk melakukan pemeriksaan kandungan. “Setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian kakak saya dirujuk ke Rumah Sakit Mutiara Bunda untuk mendapatkan penangan medis yang lebih maksimal. Namun saat di perjalanan korban mengalami pendarahan,” ungkap Wardian melalui sambungan telpon, Minggu (16/02/2020).

BACA JUGA :   Kapolresta Magelang Ajak Masyarakat Cegah Kenakalan Remaja

Wardian menjelaskan, korban tiba di Rumah Sakit Mutiara Bunda sekitar kurang lebih jam 17.30 WIB dan dimasukkan ke ruang kebidanan atau ruang anak, tidak dimasukan di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), padahal korban sudah mengalami pendarahan.

“Anehnya, kakak saya kok tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal. Padahal kondisi kakak saya sudah pendarahan saat dalam perjalanan saat akan dirujuk ke rumah sakit. Tapi dibiarkan berjam-jam mengalami pendarahan sampai akhirnya calon bayi dan ibunya meninggal dunia secara bersamaan,” terangnya.

Wardian menambahkan, selaku adik kandung korban yang sudah menerima kuasa dari suami korban untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan meninggalnya korban dan bayinya saat persalinan, meminta klarifikasi yang baik dari pihak rumah sakit. Jika hal itu tidak dilakukan, maka pihak keluarga korban akan menempuh jalur hukum.

BACA JUGA :   Sekjen DPP GMDM : Ketua DPD Harus Undang Wartawan Untuk Press Conference

Sampai berita ini dipublikasikan Direktur Rumah Sakit Mutiara Bunda, dr. Herman Susilo belum dapat dikonfirmasi.*(erwan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses