oleh

Pelaku Curanmor di Gresik Selatan Berhasil Dibekuk Polsek Wringin Anom

GRESIK – Satreskrim Polsek Jajaran Polres Gresik kembali tunjukkan komitmen dalam memberantas pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya.

Kali ini, seorang maling motor yang kerap beraksi di Gresik selatan berhasil di bekuk Satreskrim Polsek Wringinanom, Gresik, Senin, (14/06/2021).

Berawal ketika korban, Abdul Kotib, 31, warga Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom sedang asyik asyik nya menikmati kopi sore menjelang Maghrib di salah satu warkop di Raya Sumengko.

Ketika dirinya (korban) memarkir motor matic warna coklat kombinasi hitam miliknya di depan warung, tiba tiba ia melihat dua orang laki-laki mengendarai motor laki warna merah berhenti di dekat motornya terparkir. kemudian si penumpang motor tersebut dengan santainya menunggangi dan men’start’ motor matic kesayangannya itu.

Dalam sekejap, motor yg dikuasai pelaku ranmor itu dibawa kabur bersama satu rekannya itu. Kaget dengan yang dilihat korban, seketika korban baru menyadari bahwa kunci motornya masih menancap di motor dengan No.Pol W 4001 BF keluaran tahun 2018 miliknya itu.

Sontak ia mengejar pelaku bersama dua teman ngopi sambil memacu gas motor, sembari berteriak ‘Maling’ sekencang kencangnya.

Teriakan korban didengar anggota Reskrim Polsek Wringinanom yang waktu itu tengah melakukan kring ditempat rawan yang tak jauh dari lokasi pengejaran.

Alhasil, Pelaku, Irfan Sutikno, 44, warga Tempel Sukorejo, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya berhasil dibekuk Polisi dengan dibantu warga di depan sebuah pabrik Jalan Raya Sumengko.

Naas bagi pelaku, bogem mentah massa yang terlanjur emosi dan geram ingin melampiaskan kekesalannya, mendarat bertubi tubi di wajah pelaku curanmor tersebut.

Beruntung petugas berhasil meredam amarah massa dan sekaligus menyeret pelaku ke Mapolsek Wringinanom guna menjalani proses hukum selanjutnya.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Wringinanom AKP Kristianto, SH, saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Satu pelaku DPO, warga luar Gresik yang sudah dikantongi identitasnya.” ungkap Kristianto, Selasa (15/6/2021).

Kini tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Dengan hujuman paling lama lima tahun penjara.

“Mohon masyarakat untuk tidak memberi kesempatan pada pelaku curanmor untuk melancarkan aksinya. Tidak lalai mencabut kunci motor, dan mengunci stang/setir kearah kanan guna mempersulit pelaku untuk membobol lubang kunci motor. Juga memberi kunci ganda agar maling motor gigit jari.” imbuh Kristianto mengimbau. (by)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed