oleh

RS Level I Husada Satgas Indobatt XXIII-O/UNIFIL Jadi Pilihan Warga Lebanon

LEBANON – Rumah sakit Level I Husada yang merupakan bagian dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII- O/ UNIFIL (United Nation Interm Force In Lebanon) yang sedang menjalankan Misi Perdamaian di Lebanon Selatan telah menjadi pilihan utama bagi warga Lebanon Selatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Hal ini di sampaikan oleh Komandan Kontingen Garuda sekaligus Dansatgas XXIII-O UNIFIL, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, SE., MM., bertempat di Adchit Alqusayr Lebanon Selatan, Sabtu (13/03/2021).

Dansatgas menyampaikan, Rumah Sakit Level I Husada sesuai dengan keberadaannya di dalam Organisasi Satgas Yonmek TNI Konga XXIII – O/ UNIFIL adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi prajurit Peacekeepers dan mendukung tugas pokok Satgas dengan memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Lebanon terutama warga yang di sekitar wilayah tanggung jawab Satgas Indobatt daerah Adchit Al qusayr dan sekitarnya.

Sebagai contoh pengalaman yang terjadi hari ini, yaitu dua warga sipil dari Lebanon Selatan bernama Mr. Syekh Abdullah 63 Th, dengan keluhan nyeri di perut sebelah kiri dan Mr. Hamadi 43 Th dengan keluhan benjolan di punggung, sehingga harus segera mendapatkan tindakan medis dengan harus melalui tahapan prosedur keamanan,sesuai dengan (SOP) dari United Nation ( UN)

Salah satu warga sipil Mr. Hamadi menyampaikan, “sangat terbantu dengan adanya tim medis dari Indobatt,
mengingat selain jauh dari tempat-tempat pelayanan kesehatan, kadang juga karena kurang lengkapnya obat-obatan yang disediakan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Letda dr Ridho Pratama salah satu dokter Indobatt XXIII-O menambahkan bahwa, apa yang kami lakukan di sini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai Peacekeepers dan kami juga selalu berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik dalam usaha memberikan bantuan kemanusiaan melalui keberadaan Rumah Sakit Level I Husada, sehingga bisa diandalkan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Lebanon”, tegas dr Ridho Pratama.

Adapun jam operasional di mulai dari jam 08.00 LT sampai dengan jam 17.00 LT setiap hari.Pelayanan di luar jam dinas tetap di berlakukan, dengan selalu menempatkan piket yang bertugas selama 24 jam dan selalu siap dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga dan prajurit yang membutuhkan.*(dng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed