oleh

Rekonstruksi Pembunuhan di Bayur, Tersangka Peragakan 28 Adegan

DimensiNEws.co.id, TANGERANG – Untuk kepentingan penyidikan dalam melengkapi berkas perkara, jajaran unit reskrim Polsek Jatiuwung menggelar Rekonstruksi (reka ulang) kasus pembunuhan pria yang ditemukan tewas bersimbah darah, di Jalan Raya Bayur Kelurahan Periuk Kota Tangerang, pada Kamis (19/11/2020) lalu.

Dalam reka ulang tewasnya Kit Fo (42). Tersangka N (23) memperagakan sebanyak 28 adegan saat menghabisi nyawa korban yang diketahui mantan bosnya tersebut karena motif sakit hati.

“Rekonstruksi salah satu upaya penyidik dalam melengkapi berkas kasus, sehingga peristiwa yang terjadi bisa digambarkan di dalam berkas perkara,” ungkap Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Pratama Simanggara Sambiring, Kamis (26/11/2020).

Dimana dalam rekonstruksi tersebut terdapat 28 adegan yang diperagakan tersangka, mulai dari menjemput korban di kediamannya, kemudian bersama-sama ke pasar hingga ke TKP pembunuhan.

“Adegan eksekusi ada di reka adegan 11 sampai 22, bukti baru sudah kami lengkapi semua pada saat proses pemeriksaan, sehingga saat ini melakukan reka ulang,” ungkapnya.

Dalam reka adegan lanjut Kapolsek, tersangka memukul kepala korban berulang-ulang kali menggunakan palu hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motor yang tengah dikendarai.

“Saat korban terjatuh, tersangka mendorong kaki korban yang masih tersangkut di jok motor, kemudian kabur menggunakan sepeda motor korban,” bebernya.

Aditya juga mengungkap bahwa, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan tersangka dan dinyatakan normal sehingga proses hukum dilanjutkan.

“Hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Polri, tersangka dinyatakan sehat dan normal serta sadar saat melakukan pembunuhan tersebut,” tegasnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 340 dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara,” tukasnya.*(dul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed