Antisipasi Hoaks, Kodim 0726/Sukoharjo Gelar Sosialisasi Seputar Virus Corona

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, SUKOHARJO– Saat ini dunia internasional sedang disibukkan oleh meluasnya wabah penyakit Corona yang berasal dari Wuhan, China. Kekhawatiran sejumlah negara akan sulit terkendalinya wabah tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

Upaya pencegahan meluasnya wabah virus tersebut terus dilakukan agar tidak menyebar sampai wilayah Indonesia, khususnya di Sukoharjo. Berbagai informasi yang simpang-siur seputar virus corona juga muncul seiring dengan meluasnya wabah tersebut.

Menyikapi hal ini, Kodim 0726/Sukoharjo menggelar sosialisasi bahaya serta antisipasi, pencegahan virus corona. Kegiatan yang melibatkan Prajurit, PNS, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII Kodim 0726/Sukoharjo tersebut digelar Rabu (5/2/2020) bertempat di Aula Makodim 0726/Sukoharjo. Sedikitnya 150 peserta dari unsur prajurit, PNS, dan Persit hadir mengikuti sosialisasi yang disampaikan dari Klinik Pratama 26 Dim 0726/Sukoharjo.

BACA JUGA :   Update Corona: Jumlah Pasien Positif di Indonesia Bertambah 65 Orang Hari Ini, Total Jadi 579 Kasus

Pada pembukaan sosialisasi, Dandim 0726/Sukoharjo melalui Pasipers Kapten Inf Sumardi berharap dengan adanya kegiatan tersebut keluarga besar Kodim 0726/Sukoharjo bisa mencegah, mengantisipasi dan berhati-hati dengan virus yang tengah menjadi ancaman di seluruh belahan dunia ini.

“Silahkan tambah referensi pengetahuan tentang virus corona ini melalui media online dan medsos namun harus tetap selektif hindari informasi hoaks, selalu chek dan ricek validasi & kebenarannya,” pesan Kapten Inf Sumardi.

Pasipers Kapten Inf Sumardi juga mengajak untuk menyimak sosialisasi sehingga menjadi tambahan pengetahuan dan wawasan bagi semua agar terhindar dari bahaya dengan mengantisipasi dan mencegah virus corona.

Dalam sosialisasi tersebut, dr. Taufik dari Klinik Pratama 26 Dim 0726/Sukoharjo memaparkan bahwa corona merupakan virus yang menyebabkan penderita mengalami sakit dengan gejala demam tinggi, batuk, serta diiringi dengan gangguan pernafasan. Gejala infeksi pernapasan akibat Corona virus secara umum adalah demam, susah bernapas dan sesak, diikuti gejala lain seperti nyeri sendi, letih, mual muntah dan penurunan nafsu makan.

BACA JUGA :   Konsisten Turunkan Stunting, Pemkot Tangerang Catat Prevalensi Stunting Hanya 5,6 persen

“Gejala dapat memberat pada kasus pasien dengan imun yang lemah atau telah memiliki penyakit tertentu sebelumnya. Pada kondisi tertentu, penyakit ini menyebabkan pnemunonia atau radang paru-paru,” terang dokter Taufik.

Masih menurut dr. Taufik, Virus Corona sebenarnya telah lama ditemukan, namun pertama kalinya virus tersebut ditemukan di Wuhan, China pada 31 Desember lalu. Virus corona banyak terdapat dari hewan liar dan dagingnya dikonsumsi manusia.

“Penularan virus corona juga bisa melalui udara dan sebagainya. Cara menghindarinya yakni dengan mencuci tangan terutama saat makan, menjaga kebersihan, berolahraga, menggunakan masker, dan banyak mengkonsumsi buah serta sayuran,” ujar dr. Taufik.

Lebih lanjut, dokter Taufik menekankan kepada seluruh peserta yang hadir untuk selalu masak daging dengan benar, telur, atau bagian hewan lainnya sampai matang betul. Dia juga berpesan bahwa hewan yang mati karena sakit, meskipun disembelih secara syar’i tidak boleh dikonsumsi.

BACA JUGA :   Begini Cara Polres Sarolangun Ajak Warga Untuk  Vaksinasi

“Hindari konsumsi hewan ternak atau hewan liar yang diduga menjadi inang atau perantara penularan virus,” pesan dr. Taufik.

Sementara itu di tempat terpisah, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S.IP, M.Tr (han) menekankan untuk mengakses informasi dari sumber kredibel seperti WHO atau CDC, atau laman atau media sosial milik Kementerian Kesehatan RI agar terhindar dari hoaks dan kesimpangsiuran berita seputar virus Corona. (pry)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses