Pemkot Surabaya Raih Penghargaan UHC Awards 2026, Wujud Komitmen Bersama

  • Bagikan

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapatkan penghargaan dalam kategori Madya pada ajang UHC Award Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang berhasil menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), memastikan perlindungan kesehatan masyarakat yang merata dan adil.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan layanan kesehatan yang merata kepada seluruh masyarakat. 

“Program JKN adalah instrumen negara untuk memastikan hak dasar setiap warga negara dalam mendapatkan layanan kesehatan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah, dan kami harap penghargaan ini akan memotivasi lebih banyak daerah untuk memperluas perlindungan kesehatan,” ungkap Hernina di Surabaya, Rabu (28/1).

BACA JUGA :   Masjid Kubah Islamic Center Jakarta Utara Terbakar

Hernina juga mengungkapkan bahwa per Januari 2026, tingkat kepesertaan JKN di Kota Surabaya telah mencapai lebih dari 3 juta jiwa, atau sekitar 99,81 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 83,51 persen. 

Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk membayar iuran tepat waktu agar status kepesertaan tetap aktif.

“Jika peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) tidak aktif karena menunggak, mereka dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya setelah melunasi tunggakan. Bagi yang kesulitan, tersedia opsi cicilan melalui REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap),” jelas Hernina.

Selain itu, BPJS Kesehatan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan dan mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan JKN. Hernina menambahkan bahwa BPJS Kesehatan kini telah mengembangkan berbagai kanal layanan non-tatap muka, termasuk Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi via WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta Care Center 165.

BACA JUGA :   Polsek Kalideres Bagikan Masker Pada Pengendara di Terminal Kalideres

“Peserta juga bisa memanfaatkan antrean online dan fitur i-Care JKN untuk mempermudah akses layanan kesehatan,” tambahnya. Fitur i-Care JKN memungkinkan peserta untuk melihat riwayat pelayanan kesehatan mereka dalam setahun, mempermudah dokter dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, yang mewakili Pemkot Surabaya dalam menerima penghargaan tersebut, menyampaikan bahwa keberhasilan UHC di Kota Surabaya adalah hasil dari kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memastikan seluruh warga mendapatkan jaminan kesehatan melalui Program JKN.

“Pemkot Surabaya berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan UHC, dengan harapan program ini tidak hanya memudahkan akses layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kepuasan masyarakat dalam menerima pelayanan kesehatan,” ujar Nanik.

BACA JUGA :   Dukung Pelajar Tangerang Mengaji, Dr. Nurdin: Perkuat Guru Pembimbing dan Peran Orang Tua

Sebanyak 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota di Indonesia menerima penghargaan pada ajang UHC Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah dalam kategori Utama, Madya, dan Pratama. Keberhasilan tersebut sangat dipengaruhi oleh peran aktif kepala daerah dalam mendorong pendaftaran dan memastikan keberlanjutan kepesertaan aktif melalui kebijakan dan dukungan anggaran daerah. (By)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses