oleh

SMPN 7 Tikep Didatangi Kasi Intel Kejari Tidore

DimensiNews.co.idTIDORE KEPULAUAN.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan (Kejari Tikep) Provinsi Maluku Utara, Safri Abd Muin, SH. MH pada Senin (06/11/17) pagi sekira pukul 07.30 WIT mengunjungi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tikep.

Kedatangan Kasi Intel Kejari Tikep tersebut dalam rangka melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai program nasional Kejaksaan Agung Republik Indonesia guna memberikan pendidikan hukum sejak dini.

Hadir pada kegiatan itu, Kepala Sekolah, para Dewan Guru, staf tata usaha serta seluruh siswa dan siswi SMPN 7.


Safri Abd Muin, kepada DimensiNews.co.id Senin (06/11/17) mengatakan,” kegiatan JMS ini dilaksanakan berdasarkan pasal 30 ayat (3) huruf a Undang-Undang nomor 16 tahun 2004 Tentang Kejaksaan RI dan peraturan Jaksa Agung RI nomor 024/A/JA/08/2014 tentang administarsi intelijen. Sekaligus untuk menindaklanjuti nawacita Presiden Jokowi, point 8 yakni melakukan revolusi karakter bangsa,” tutur mantan Jaksa Pengacara Negara PT. Pelindo IV Bitung tersebut.

Lanjutnya, dalam kegiatan diberikan materi berupa penyalahgunaan Narkoba, cyber bullying atau segala bentuk kekerasan dialami anak/remaja yang dilakukan oleh teman seusia mereka melalui dunia maya/internet, serta terkait dengan perlindungan anak.

Tambah Ko, sapaan akrab Safri Abd Muin, bahwa sosialisasi ini juga dilaksanakan dengan sasaran kegiatan khusus yang ditujukan kepada generasi muda usia sekolah.

“Maksudnya agar meningkatkan kesadaran hukum generasi muda sehingga mereka memiliki pemahaman, kesadaran dan melaksanakan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga negara yang taat hukum,” kata Safri Abd Muin yang juga sebagai ketua tim TP4D kejari Tikep.

Dirinya menambahkan, tujuan dari kegiatan ini juga adalah meningkatkan pelaksanaan tugas preventif kejaksaan serta kualitas dan kuantitas pelayanan di bidang hukum terhadap masyarakat, khususnya pelajar pada setiap jenjang satuan pendidikan agar disuatu kelak terbentuklah prilaku anggota masyarakat Indonesia yang taat hukum,” jelas alumni pasca sarjana fakultas hukum Universita Negeri Jakarta (UNJ) tersebut.

Untuk diketahui kegiatan tersebut mendapat antusias dari para siswa maupun guru di SMPN 7. Bahkan mereka menginginkan agar program JMS ini terus ditingkatkan di sekolah -sekolah yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

(SS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed