by

Kematian Corona di Jakarta 2 Kali Lipat Angka Global, Anies: Ini Sangat Mengkhawatirkan

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menegaskan kekhawatirannya dengan kondisi ibu kota yang menjadi epicentrum virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Ia menyebut, tingkat kematian akibat corona di Jakarta mencapai 10 persen. Angka tersebut terbilang cukup tinggi, mengingat persentase kematian rata-rata global di angka 4,4 persen.

“Jadi kira-kira 885 positif dan 90 meninggal. Artinya case fatality rate-nya sekitar 10% pak. 10% itu adalah lebih dari 2 kali lipat dibandingkan angka rata-rata global. Angka global 4,4%, Jakarta 10% ini sangat mengkhawatirkan,” ujar Anies dalam teleconference dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (2/4/2020).

Selain itu, kata Anies, ada kasus sejumlah pasien yang meninggal sebelum mendapatkan hasil uji kesehatan yang bisa membuktikan positif Covid-19 atau tidak. Pasien yang meninggal sebelum keluar hasil tes tersebut lantas dikuburkan dengan prosedur yang sama dengan pasien positif Covid-19.

“Apalagi kalau kita melakukan monitoring di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurusi pemakaman. Maka ada sampai dengan kemarin jumlah yang meninggal dan dimakamkan dengan cara Covid-19 ada 401 kasus. Pagi ini saja pak, itu ada 38 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19. 38 orang pagi ini, baru setengah hari,” ujar Anies.

Anies juga mengatakan, sebelumnya telah meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menerapkan karantina wilayah di ibu kota guna menekan penularan virus corona.

“Jadi kami mengirimkan surat kepada pak presiden agar dilakukan langkah pembatasan ekstrem.waktu itu kita usulkan karantina wilayah. Kemudian kita sudah mendengar ada keputusan pembatasan sosial berskala besar. Jadi skrng langkah ke depan adalah melaksanakan sesuai PP 21,” ujar Anies. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed