Peresmian SPPG Kebomas : Andalan Pemenuhan Gizi Warga Gresik

  • Bagikan

Gresik – Upaya memperkuat ketahanan gizi masyarakat di Kabupaten Gresik mendapat dukungan penuh dari TNI. Hal ini terlihat saat Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menghadiri peresmian Dapur Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jl. Dr. Wahiddin, Kecamatan Kebomas, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik dr. H. Aslichul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P, Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP, Danramil 0817/07 Kebomas Kapten Inf Mujianto, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, S.H., M.H., serta tokoh masyarakat setempat.

Acara dimulai dengan pembukaan, santunan anak yatim, dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Ketua DPD IWAPI Jatim selaku pemilik dapur menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga program Memenuhi Bahan Gizi (MBG) dapat berjalan dan membuka peluang kerja baru.

BACA JUGA :   Meningkatkan SDM Wartawan, PWI Koordinatoriat Jakarta Barat Gelar Bimtek di Cisarua Bogor

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik menegaskan bahwa daerahnya membutuhkan sekitar 100 dapur BGN untuk mengoptimalkan program MBG. 

Ia mengapresiasi pembangunan empat dapur yang sudah berjalan dan menekankan pentingnya melibatkan tenaga kerja lokal agar program ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penuh program pemenuhan gizi ini.

 “Pemenuhan gizi yang baik adalah pondasi ketahanan bangsa. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan elemen masyarakat agar program ini berjalan optimal hingga ke pelosok wilayah,” ujarnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, tur keliling dapur, serta pemotongan tumpeng sebagai tanda dimulainya operasional dapur BGN SPPG Kebomas.

BACA JUGA :   Melalui BPLC, Bank Jambi Cabang Bungo Salurkan Bantuan untuk Paramedis

Dengan hadirnya dapur ini, diharapkan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, dapat terpenuhi lebih baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gresik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses