Polsek Limun Besuk Warga Yang Sakit Dan Berikan Bantuan Sosial

  • Bagikan

SAROLANGUN – Kapolsek Limun AKP Adi Prayitno pernah mengatakan ruang lingkup tugas kepolisian bukan hanya dalam bidang Kamtibmas, namun segala aspek dalam kehidupan masyarakat. Suka dan duka warga adalah bagian daripada individu Polri yang terlahir dari masyarakat.

Mendengar salah satu warganya di Desa Muata Limun yang sedang dirawat di dirumahnya, dikarenakan keterbatasa. Biaya, Kapolsek beserta personilnya langsung menyempatkan diri membesuk warganya tersebut, Jumat (02/12/2022).

“Membesuk warga yang tengah sakit sebagai bentuk kepedulian dan jiwa dalam memberikan pengayoman, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Dan semoga dapat diikuti oleh personil Polri lainnya,” tutur Kapolsek Limun.

Dia juga mengatakan bahwa inilah kewajiban dan tanggung jawab orang yang sehat untuk bisa lebih perhatian dan memberi motivasi kepada orang yang sakit agar cepat sembuh. Sikap sosial antar individu tak dapat dipisahkan dalam kehidupan di dunia.

BACA JUGA :   Tangis Sedih dan Bahagia di TMMD 106 Kodim 0818

Sebelum beranjak dari tempatnya, Kapolsek berdoa agar pasien cepat diberikan kesembuhan dan kembali beraktifitas seperti biasanya.

Kepedulian Kapolsek Limun yang menjenguk warganya yang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya.

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya.

Rasulullah shallallahu alahi wassallam bersabda:

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

BACA JUGA :   Kasus PKH, Kejari Kabupaten Tangerang Kembali Tetapkan 2 Tersangka

Selain itu hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit: “Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).

Atau doa: “Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud)

Perlu diketahui bahwa ciri seorang muslim bila terkena musibah maka ia bersabar, karena dengan sifat sabar itulah Allah Azza wa Jalla akan menghapus dosa-dosa hambanya.

“Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata :”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk-ku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. ‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak”. (HR. Abu Daud).

BACA JUGA :   Upacara Peringatan HUT Seskoal ke-57 Tahun 2019

Wasiat yang ada dihadapanmu ini disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala menasihati Ummu Al-Ala’ Radhiyallahu anha, seraya menjelaskan kepadanya bahwa orang mukmin itu diuji Rabb-nya agar Dia bisa menghapus kesalahan dan dosa-dosanya.(Sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.