by

Pemkot Tidore Optimalkan Segala Sektor, Wujudkan Kemandirian Kota Jasa Berbasis Agro-Marine

DimensiNews.co.idTIDORE KEPULAUAN.

Visi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di masa Kepemimpinan Ali Ibrahim Muhammad Sinen, yaitu “Terwujudnya Kemandirian Kota Tidore Kepulauan sebagai Kota Jasa Berbasis Agro-Marine” mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendayagunakan segenap asset, potensi dan kemampuan daerah secara optimal baik di bidang agraris maupun kelautan, yang meliputi sektor perikanan, perhubungan, pariwisata, pertanian (pangan dan holtikultura) perkebunan dan peternakan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Senin dalam sambutannya yang dibacakan Assisten Bidang Ekonomi dan Kesra, Muhammad Yasin pada pembukaan kegiatan Seminar Tata Kelola Lahan Usaha Tani yang dilaksanakan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku, yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Universitas Nuku dengan Pascasarjana Universitas Islam Makassar, Sabtu (4/11/17) siang di Aula Universitas Nuku.

Muhammad Sinen menjelaskan bahwa kajian dalam perencanaan, penyusunan dan penyiapan kebijakan pembangunan pertanian menjadi tanggung jawab bersama antar berbagai elemen masyarakat, pemerintah dan perguruan tinggi. Untuk itu setiap kegiatan harus dilakukan secara partisipatif, mulai dari perencanaan sampai dengan implementasinya.Oleh karena itu, kata Muhammad Sinen, terlaksananya kegiatan seminar “Tata Kelola Lahan Usahatani Berbasis Kelompok Menuju Kemandirian Sektor Pertanian” yang digagas oleh Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku merupakan jawaban atas peran dan tanggung jawab perguruan tinggi dalam penyiapan kebijakan pembangunan pertanian.

Sementara itu Rektor Universitas Nuku, Husain Kasim dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan seminar ini sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mendorong Tata Kelola Lahan Usaha Tani untuk ikut mendukung terlaksananya visi pemerintah daerah dalam membangun basis Agro-Marine. Selain itu yang paling pokok adalah membangun pemahaman yang sinergis antara berbagai pihak yang berkepentingan terhadap sektor pertanian sekaligus menyodorkan konsep ilmiah kepada pemerintah dalam membangun mengembangkan Agro-Marine.

Terkait penandatanganan Mou dengan Universitas Islam Makassar, Husain Kasim menjelaskan bahwa kerjasama ini ditekankan pada peningkatan ilmu dan kapasitas yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. antara lain Pendidikan Pasca Sarjana, Pertukaran Dosen maupun pertukaran mahasiswa.

Senada dengan Rektor, Ketua Panitia Seminar, Suhardi dalam laporannya menjelaskan bahwa Seminar ini salah satu tujuannya untuk merespon situasi pembangunan sektor pertanian di Kota Tidore Kepulauan yang cukup hangat, dengan melibatkan sejumlah stakeholder yang harapannya dapat menjadi sumbangsih pemikiran dalam membangun Tata Kelola Lahan Usahatani.

Seminar ini menghadirkan panelis Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Islam Makassar, Suardi Bakri bersama Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Nuku, sementara peserta seminar yang diundang antara lain Kelompok Tani, Penyuluh Pertanian, Mahasiswa dan sejumlah siswa di Kota Tidore Kepulauan.

(SS / Hms)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed