PKP Selenggarakan Muspimnas 2021 Secara Virtual, Dihadiri Try Sutrisno

  • Bagikan

JAKARTA – Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKP secara virtual atau online yang dihadiri oleh Dewan Pembina, dan para pengurus DPN, ketua-ketua DPP dan DPK seluruh Indonesia, Kamis (2/12/2021).

Tampak dalam pertemuan melalui Zoom Meeting itu, Ketua Dewan Pembina PKP Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Ketua Umum DPN PKP Mayjen TNI Marinir (Purn) Yussuf Solichien. Sekjen Irjen Pol (Purn) Drs Syahrul Mamma, MH, Bendahara Umum Ellen Sukmawati bersama para ketua-ketua bidang.

Dalam arahannya kepada peserta Muspimnas PKP, Ketua Dewan Pembina PKP Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno meminta semua pengurus PKP bergotong-royong untuk bisa lolos verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum (KPU). PKP juga harus sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa dalam melaksanakan tujuan dari Pancasila dan UUD 1945.

“Kita harus tempatkan kebutuhan kita sesuai prioritas, saling gotong – royong dan bergandengan tangan. Pejuang harus tetap senyum, selamat berjuang,” harapnya.

BACA JUGA :   Jaga Kebugaran, Satgas TMMD Bojonegoro Dan Warga Senam Bersama

Dikatakan, struktur DPN, DPP, dan DPK harus memilih orang-orang yang tepat, yang punya semangat perjuangan agar PKP benar-benar menjadi partai yang memperjuangkan Pancasila. Proses akan berlangsung dari waktu ke waktu. “Semoga Bapak Ibu semuanya dikarunia hati yang ikhlas, kita memang sulit dan menemui banyak kendala, tapi insya Allah rezeki selalu mengalir kepada kita.”

Ketum DPN PKP Mayjen TNI Marinir (Purn) Yussuf Solichien mengatakan, target PKP adalah bagaimana bisa lolos verifikasi dan parliamentary threshold (PT) 4 persen. Karena itu, PKP terus berjuang untuk bangkit, dan melakukan konsolidasi dan revitalsiasi serta pembenahan organisasi ke dalam, baik pusat maupun daerah dan terus memberikan motivasi dan dorongan untuk maju dan berkembang.

“Ada 28 DPP yang sudah kita persiapkan untuk verifikasi, enam DPP lagi masih Plt. Intinya dari DPN sudah siap 100 persen untuk proses verifikasi,” jelasnya.

DPN, lanjut Yussuf Solichien, menargetkan PKP menjadi partai pertama yang lolos verifikasi mulai dari tingkat DPP kita harus lolos 100 persen, di tingkat DPK 90 persen dan DPC 75 persen. Untuk itu PKP harus punya 1.500 KTA di setiap DPK. Insya Allah kita akan menjadi partai politik pertama yang lolos verifikasi,” harap Yussuf Solichien lagi.

BACA JUGA :   PKL Marak di Taman Depan Terminal Kalideres,Satpol PP Bungkam

Masih kata Yussuf Solichien, minimal 24 kursi di DPR harus diraih PKP atau sebanyak 6 juta suara. Hal itu supaya PKP bisa berbicara banyak di tingkat nasional dan kekuasaan itu harus direbut. Untuk itu PKPa harus the winning team, pejuang dan petarung, PKP era baru, logo baru, tekad baru.

Sementara Sekjen DPN PKP Irjen Pol (Purn) Drs Syahrul Mamma, MH menyebut, melalui muspimnas ini, PKP memiliki dua target utama yaitu lolos verifikasi administrasi dan PT. Untuk itu harus membutuhkan kerja sama yang baik di semua lini dan tingkatan di dalam partai.

Dia memberi contoh pada Pemilu 2019, PKP hanya mendapatkan hanya 312.000 suara. Kondisi itu menyebabkan PKP harus harus bekerja lebih keras pada Pemilu 2024 nanti agar PKP bisa lolos.

BACA JUGA :   Terminal Pondok Cabe Sepi Penumpang

“Kita membutuhkan kerja keras yang terukur dan tercatat, baik dari tingkatan DPN, DPP, DPK sampai tingkat terbawa dari struktur PKP,” ujarnya.

Pada Muspimnas saat ini, dapat menjadi forum yang menghasilkan sesuatu yang dapat menjadikan PKP ke depannya menjadi partai yang memiliki satu nafas, satu irama dan satu langkah dalam mencapai dua target tersebut, dengan semangat yang tinggi, etos kerja yang keras dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka PKP akan menyosong masa depan yang cerah.

“PKP sebagai garda terdepan dan benteng Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal IKa dapat menjadi partai yang besar, kuat dan berwibawa di bumi Republik Indonesia akan terwujud di Pemilu 2024 nanti,” tandasnya. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.