oleh

Capai 39,05%, Realisasi Vaksinasi Corona di Sukoharjo Dikebut

SUKOHARJO – Realisasi vaksinasi corona di Kabupaten Sukoharjo terus dikebut. Percepatan vaksinasi dilakukan agar target vaksinasi segera tercapai. Berdasarkan data hingga 21 September 2021, realisasi vaksinasi di Sukoharjo sudah mencapai 39,05% (281.040) untuk dosis 1, dan 20,45% (147.217) dari target vaksinasi 719.754 orang.

“Vaksinasi terus dikebut bersama TNI, Polri dan elemen masyarakat lain di semua fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit terus dilakukan setiap hari. Juga di sentra-sentra vaksinasi seperti Graha PGRI,” jelas Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Kamis (23/9/2021).

Etik mengatakan, saat ini sasaran vaksinasi untuk masyarakat umum termasuk pelajar usia 12+. Selain itu, vaksinasi juga menyasar ibu hamil dan penderita penyakit kronis diabetes dan hipertensi.

Sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo hingga 21 September 2021, khusus untuk lansia, vaksinasi mencapai 59.203 orang (58,63%) untuk dosis 1, dan 43.681 orang (43,26%) untuk dosis 2. Target vaksinasi dengan sasaran lansia sebanyak 100.972 orang. Untuk vaksinasi petugas layanan publik, realisasi dosis 1 mencapai 57.275 orang (104,10%), dan untuk dosis 2 mencapai 31.124 orang (56,57%).

Untuk vaksin booster tenaga kesehatan juga terus diberikan secara bertahap dengan mempertimbangkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Vaksin booster sendiri sudah diberikan kepada 5.958 nakes (96,02%).

Seperti diketahui, berdasarkan update per 21 September, akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo mencapai 14.736 kasus. Terdiri dari 13.226 kasus sembuh atau selesai isoman, 1.334 kasus meninggal, dan 176 kasus aktif. Untuk kasus aktif tersebut terdiri dari 100 kasus isolasi mandiri, dua kasus isolasi terpusat, dan 74 kasus menjalani rawat inap di rumah sakit.*(Priyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed