by

Tiket Pesawat Melejit Rakyat Menjerit Transportasi Darat Jadi Idola Mudik 2019

Photo : pemudik di terminal kalideres

 

Dimensinews.co.id JAKARTA – Melambungnya harga tiket pesawat menjadi faktor utama para pemudik memilih jalur darat menggunakan moda transportasi umum Bus Antar kota Antar Provinsi.

Harga tiket pesawat melambung hingga lebih dari 100% dirasa sangat membebani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman yang berada di luar pulau jawa.seperti jambi medan padang riau aceh dan kota lainnya di indonesia.

Syahrani siregar salah satu warga medan mengeluhkan tingginya harga tiket pesawat membuat dirinya dan keluarga harus menggunakan bus untuk melakukan perjalanan pulang kampung kota medan,

“Karena tiket pesawat harganya gila gilaan yang sangat tidak wajar.kata syahrani pada wartawan di jakarta saptu (1/6/2019)

Karena mahalnya tiket kami yerpaksa harus menempuh perjalanan tiga hari menggunakan bus,biasanya menggunakan pesawat jakarta medan hanya dua jam saja.ucapnya.

Ia menilai kenaikan harga tiket pesawat mudik lebaran tahun ini menjadi catatan terburuk sepanjang sejarah,pemerintah harus mencari langkah yang absolut untuk mengatasi hal ini,karena menurutnya,kejadian seperti ini sama saja menyikasa rakyat.ungkap Syahrini.

Hal senada juga di ungkapkan Fredy yang akan melakukan perjalanan mudik ke kota Jambi juga mengeluhkan mahalnya tiket pesawat.

“Biasanya naik pesawat kejambi tiket hanya paling mahal 700 sampai 800 Ribu,pas mudik tahun ini tiket hampir 2 juta pak.”katanya

Lanjut Fredy,Kalau harga tiket satu orang dua Juta saya bawa keluarga lima orang anak dan istri saya sepuluh juta hanya untuk sekali jalan mudik saja,berarti Tiket Pulang pergi dua puluh juta,inikan hal yang tidak wajar sama saja pemerintah mau mencekik rakyatnya sendiri.ujar fredy

Kami berharap pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan yang kami nilai sangat membebani rakyat seperti ini,jangan korbankan ke gembiraan rakyat menyambut hari raya idul fitri hanya untuk pengusaha maskapai mencari keuntungan semata.pungkas fredy.

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery

Editor.                        : Red DN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed