Gebyar Budaya Betawi”Memberikan Kesempatan Seniman Betawi Untuk Mempromosikan dan Melestarikan Budaya Betawi

Photo Saat Pembukaan Gebyar Budaya Betawi di Hutan Kota Srenseng Jakarta Barat

 

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Adminitrasi Jakarta Barat kembali menggelar acara Gebyar Budaya Betawi bertempat di hutan kota srenseng kembangan Jakarta Barat Saptu (23/3/2019)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan berbagai lomba seni dan budaya Betawi diantaranya lomba Pantun Lenong Betawi silat Beksi Sohibul hikayat dan Lainnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Fredi Setiawan dalam sambutannya menjelaskan, Gebyar Budaya Betawi ini menjadi ajang dan kesempatan kepada para seniman Betawi untuk menunjukkan kebolehannya sekaligus mempromosikan serta melestarikan budaya Betawi.

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini diisi dengan sejumlah lomba, seperti lomba lenong, tari dan palang pintu, pantun, dan sohibul hikayat. “Mari kita lestarikan budaya Betawi.”Ajaknya

Ia mengatakan,Saya ingin hutan kota Srengseng ini menjadi salah satu destinasi wisata dan budaya, tapi juga diisi dengan berbagai kegiatan dari instansi terkait lainnya,seperti lomba memancing, tanam hidroponik dan sebagainya,”tutur Fredi.

Fredi mengimbau kepada masyarakat untuk melestarikan budaya Betawi. Jangan sampai tergerus zaman, tapi terus dikembangkan hingga bisa go internasional.

Selain itu kata dia,Pemerintah DKI Jakarta, memiliki komitmen terhadap pelestarian budaya Betawi.
Komitmen itu telah diatur dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2015, tentang pelestarian kebudayaan betawi.

“Dalam aturan itu terdapat 8 ikon Betawi, seperti ondel-ondel, kembang kelapa, gigi balang, baju sadariah, kebaya kerancang, batik betawi, kerak telor dan bir pletok,”ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini bukan sekadar ajang pertunjukan saja, tapi budaya Betawi harus tetap eksis dan dilestarikan agar menjadi budaya berkelas internasional.

Pada kesempatan itu Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ahmad Syahropi mengatakan, Gebyar Budaya Betawi di Hutan Kota Srengseng, digelar selama dua hari, mulai hari Sabtu dan Minggu.

“Kegiatan ini diisi dengan sejumlah lomba, seperti Lomba Lenong, tari dan palang pintu, pantun dan sohibul hikayat.

Ia berharap masyarakat akan terhibur sekaligus mempromosikan budaya Betawi.

“Semua menampilkan apa saja yang dibina oleh Sudis Pariwisata Budaya. Kegiatan akan berlangsung dua hari, hari ini akan ada perlombaan tari dan palang pintu, besoknya ada pantun, sohibul hikayat, dan lenong,” paparnya

Ahmad Syahropi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama melestarikan budaya betawi,kami dari puhak pemerintah akan memberikan dukungan yang penuh kepada masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan kesenuan dan budaya Betawi.ujarnya

“Karena kesenian dan budaya adalah aset kekayaan kita yang wajib kita lestarikan sebagai icon Jakarta sebagaimana yang di anjurkan oleh gubernur DKI Jakarta untuk selalu memberikan hiburan yang menarik untuk warganya terutama dalam festival budaya Betawi ini.Pungkasnya.

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis
Editor.                        : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.