oleh

Tak Bisa Bayar Hotel, Jaksa Gadungan di Bekuk Satreskrim Polrestabes Surabaya

SURABAYA – Tipu korbannya ratusan juta dengan modus mengaku sebagai Jaksa di lingkungan Kejaksaan Negeri Surabaya, Pelaku Abdussamad (38) telah diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelaku merupakan warga Sambikerep, Surabaya, dengan kota kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, yang sebelumnya menjadi karyawan honorer di Kejari Pontianak. Maka dari itu, ia memiliki pemahaman tentang Kejaksaan hingga penempatan dan pangkat di seragam.

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Oki Ahadian dalam menjalankan aksinya, tersangka mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya.

“Tersangka tersebut paham betul tentang kejaksaan. Sampai pada penempatan pangkat di seragam, begitu paham. Sudah seperti Jaksa saja,” tuturnya, Juma’at (5/3/2021).

Oki menambahkan, menurut tersangka, terkait profesi jaksa yang dipilihnya sebagai modus untuk melakukan penipuan, dikarena kan masyarakat lebih percaya kepada aparat kejaksaan. Dan menjanjikan kepada korbannya untuk menjadi pegawai di Kementerian Hukum dan HAM.

“Profesi jaksa menurut tersangka lebih memuluskan langkahnya dalam melakukan penipuan karena menurutnya masyarakat percaya kepada aparat kejaksaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, perwira dengan dua melati di pundak itu membeberkan siapa saja korban dari tersangka. Menurut pengakuan dari pelaku, korbannya adalah hotel dan perorangan.

“Salah satunya korbannya hotel yang berada di Surabaya Barat. Kerugiannya sekitar Rp.28 juta. Untuk perorangan itu banyak sekali, modusnya bisa meloloskan pendaftaran CPNS. Kerugian perorang itu ada yang Rp. 300 – 400 juta, ” tandasnya.

Perlu diketahui, penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan dari pihak hotel terkait adanya oknum jaksa yang menginap selama 2 bulan dan tidak membayar.

Atas laporan tersebut, Anggota Satreskrim Surabaya langsung menindak lanjuti dengan meminta manajemen hotel memancing tersangka untuk bertemu. Sebab, sebelumnya, tersangka mengancam pihak hotel, akan menutup dan mencabut izin operasinya dan menuntut permintaan maaf dari pihak hotel karena menyuruh tersangka pergi.

Dalam melancarkan aksinya, Pelaku meniru sebagai Jaksa, sedangkan istrinya tidak mengetahuinya, seragam dibelinya dari online

Kini pelaku beserta barang bukti pakaian dan KTA yang digunakan untuk menipu diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jaksa palsu tersebut dikenai pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 Tahun penjara. (By)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed