oleh

Gibran Ingin Bangun dan Majukan Solo yang Gesit, Kreatif, dan Sejahtera

DimensiNews.co.id, SOLO – Calon Walikota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka adalah putra asli daerah. Pria berusia 33 tahun ini lahir di Kota Solo, 1 Oktober 1987.

Walau tinggal di rumahnya di Kelurahan Sumber, Banjarsari, sejatinya Gibran tercatat sebagai warga Jl. Ahmad Yani Nomor 331 RT 004/RW 013 Kelurahan Manahan, Banjarsari. Dia merupakan suami dari Selvi Ananda, Putri Solo 2009.

Dari pernikahan ini, dia memiliki dua anak yang diberi nama Jan Ethes Sri Narendra dan La Lembah Manah.

Informasi itu diperoleh dari daftar riwayat hidup yang diserahkan Gibran kepada KPU Solo sebagai syarat mendaftar sebagai cawali Solo. Di berkas itu tertulis pendidikan terakhir Gibran adalah sarjana lulusan Management Development Institute of Singapore (MDIS).

Sedangkan jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dijalani putra sulung Presiden Jokowi itu di SMPN 1 Solo pada 1999 hingga 2002. Sementara untuk jenjang sekolah dasar (SD) Gibran menjalaninya di SDN Mangkubumen Kidul.

Dalam Pilkada Solo 2020, Gibran menyatakan motivasinya mencalonkan diri sebagai cawali Solo ingin membangun dan memajukan Solo yang gesit, kreatif dan sejahtera. Motivasi itu dia wujudkan dalam visi-misi dan delapan program unggulan.

Visi Gibran menjadi wali Kota Solo yaitu Mewujudkan Solo sebagai Kota Budaya yang Modern, Tangguh, Gesit, Kreatif dan Sejahtera. Sedangkan misinya berjumlah tujuh poin, di antaranya memastikan tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Solo.

Pemkot Solo harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warganya. Selain itu misi Gibran memastikan masyarakat harus bisa melangsungkan kehidupan ekonominya dengan menyesuaikan tatanan baru kehidupan.

Hal yang tidak kalah penting dia ingin mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi warga Solo. Serta mewujudkan pola kerukunan antar umat beragama yang saling menghormati. Delapan program unggulan sudah disiapkan Gibran untuk mewujudkan visi dan misinya lima tahun ke depan.

Dia masuk kuliah di MDIS Singapura pada 2007 dan lulus 2010. Sebelum kuliah, dia menempuh sekolah menengah atas (SMA) di UTS Insearch Sidney, Australia dari 2004 hingga 2007.*(dng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed