Update Covid-19 Jambi, ODP Meningkat & PDP Menurun

  • Bagikan

Dimensinews.co.id, JAMBI- Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jambi berdasarkan data terbaru hari Kamis (2/4) tercatat 15 orang. Jumlah ini menunjukkan penurunan dibanding hari sebelumnya 16 orang.

Sementara, total pasien yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 1115 orang.

Johansyah, Jubir Tim Gugus penanganan Covid-19 Jambi, membenarkan pasien PDP menurun. Sementara, jumlah pasien positif virus corona ada 2 orang yang saat ini dirawat di dua rumah sakit berbeda.

“Satu pasien dirawat di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi dan satunya di Rumah Sakit Sungaipenuh, Provinsi Jambi,” katanya.

Ia menyebut, pihaknya telah mengirim  5 sampel dari pasien terduga corona ke Kemenkes untuk diuji di laboratorium di Jakarta. Namun, hasil tes tersebut belum diterima.

BACA JUGA :   Bertambah Lagi, Satu Pasien Covid-19 di Bungo Meninggal Dunia

“Semoga tidak positif lagi dan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, semua pintu masuk ke Provinsi Jambi dijaga ketat oleh aparat keamanan,” terangnya.

Berdasarkan data resmi Pemprov Jambi, jumlah ODP meningkat di Kabupaten dan Kota Jambi yakni, Kota Jambi ODP sebanyak 404. Batanghari ODP sebanyak 168, Muaro Jambi 145, Kabupaten Bungo 117, Kerinci 104 dan Tebo sebanyak 100 orang.

Sementara wilayah dengan sedikit ODP antara lain, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 14, Tanjung Jabung Timur 9, Sarolangun 19, Merangin 22 dan Sungai Penuh 13 orang.

“Begitu juga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setiap Kabupaten dan Kota yakni Kota Jambi mencapai 9 orang, Sarolangun 1, Kerinci 3, Tebo 1 , Muara Bungo 1. Sedangkan Sungai penuh, Batanghari, Merangin, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, PDP masih kosong dan masyarakat tetap selalu sabar dan selalu jaga kesehatan di rumah. Semoga musibah Covid-19 cepat selesai,” tandasnya. (Barax)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses