by

9.000 Orang Terinfeksi Corona, Italia Karantina Seluruh Wilayah

DimensiNews.co.id, ROMA- Sebagai upaya mengatasi wabah virus corona , Pemerintah Italia memutuskan untuk mengarantina seluruh wilayahnya. Dilaporkan, wabah virus corona di Italia telah menewaskan 463 orang dan menginfeksi 9.000 lainnya.

Dilansir dari Aljazirah, Pemerintah Italia menetapkan peraturan membatasi perjalanan dari wilayah utara hingga ke seluruh negeri. Penduduk tidak diizinkan bepergian ke wilayah lain di Italia, kecuali memiliki kepentingan atau kebutuhan mendesak.

Perdana Menteri Giuseppe Conte menilai seluruh wilayah Italia sebagai zona merah. Untuk itu, pemerintah menetapkan peraturan ketat untuk membatasi perjalanan warganya.

“Tidak akan ada lagi zona merah, tetapi seluruh Italia,” ujar Conte, dilansir Aljazirah, Selasa (10/3).

Conte mengumumkan peningkatan pembatasan ketika otoritas Italia mengumumkan 97 kematian baru akibat virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa ancaman epidemi global dari virus corona sangat nyata. Menurut WHO, lebih dari 3.800 orang telah meninggal dunia akibat virus corona di seluruh dunia. Sementara itu, kasus yang dikonfirmasi mencapai lebih dari 110 ribu.

Wabah virus corona juga memiliki dampak tinggi pada perekonomian negara. Untuk itu, Menteri Ekonomi Italia Roberto Gualtieri menggelontorkan dana 7,5 miliar Euro untuk menahan dampak epidemi tersebut pada pekan lalu.

Keputusan itu meningkatkan sasaran defisit anggaran tahun ini menjadi 2,5 persen dari pemasukan nasional 2,2 persen saat ini.

Komisi Eropa mengatakan kepada Italia rencana pengeluaran ekstra dalam menanggapi virus corona tidak akan dihitung dalam mempertimbangkan kepatuhannya terhadap aturan anggaran Uni Eropa (UE). Aturan UE memungkinkan penyimpangan sementara dari tujuan defisit jika terjadi peristiwa luar biasa, termasuk resesi ekonomi yang parah dan bencana alam besar. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed