by

Belum Rampung, Pembangunan Prasarana GOR Palas Dipertanyakan, PPTK Enggan Menanggapi

DimensiNews.co.id, PADANG LAWAS- Pembangunan prasarana Gelanggang Olahraga (GOR) yang terletak di Komplek Perkantoran SKPD terpadu di Jalan Lintas Sibuhuan-Sosa Km 3 Sisupak, Kecamatan Barumun, disinyalir tidak transparan.

Pantauan DimensiNews, papan plang proyek proses pembangunan juga terkesan tidak transparan, hal ini terlihat dengan ditutupnya pintu palang gerbang menuju lokasi tersebut. Kabarnya, pembangunan gedung belum rampung, Rabu (26/02/20).

Berdasarkan informasi LPSE Padang lawas, Pembangunan Prasarana Gedung Olahraga (GOR) kode lelang 1483668 pada Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas (Pemda Palas) Satuan Kerja Dinas Pemuda Olahraga dan Kepemudaan, yang dikerjakan PT. Alghazali Satria Perkasa yang beralamat JL. STM/Pembangunan No. 12/18 Siti Rejo II Medan Amplas, Medan Kota, Sumatera Utara. Dengan nomor NPWP 80.521.723.9-122.000 dan nilai proyek sebesar  Rp 13.324.304.439.

Terkait status pembangunan GOR dan tertutupnya pintu gerbang menuju lokasi, saat dikonfirmasi oleh DimensiNews melalui telepon seluler sekira pukul 09.30 WIB, pihak pelaksana Ramadhan mengatakan pelaksanaan sudah diserahkan kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Kepemudaan.

Di hari yang sama, Ade Rahman Bendahara pada Dinas tersebut selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) pada pembangunan GOR, saat ditanyakan apakah pembangunan GOR sudah rampung atau belum, pihaknya tidak bisa menjawab dan mengatakan mengenai informasi seputar pembangunan GOR merupakan kewenangan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yakni H Partaonan Rukun yang menjabat selaku sekertaris pada dinas yang sama.

H Partaonan Rukun selaku PPK belum berhasil ditemui di kantornya, demikian juga saat dihubungi melalui seluler juga tidak menjawab.

Hal sama juga terjadi pada Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kepemudaan Palas, Drs. Ali Jambi M,M., tidak dapat ditemui. Menurut staff bagian umum pada kantor tersebut, Kadis sedang tugas di luar.

Pembangunan prasarana GOR terkesan tidak transparan menimbulkan opini negatif bagi masyarakat. Terkait proses pembangunannya yang tertutup sangat rentan terjadi tindak pidana korupsi. (Robert Nainggolan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed