by

Pesona Malioboro Hadir di Kota Madiun

DimensiNews.co.id, MADIUN- Gebyar hiruk pikuk saat sore hingga malam hari mulai terasa membahagiakan hati serta pikiran bagi setiap warga yang mengunjungi kawasan hijau halaman Balai Kota Madiun, Jawa Timur, (19/1/2020).

Itulah bagian pusat perkotaan dadakan yang disulap sebagai kawasan yang eksotik satu-satunya di Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Aura konsep infrastrukturnya yang berada di atas gorong-gorong pembuangan air, sangat tertata dengan selera kongkow kaum muda/mudi. Tapi sayangnya dari segi kenyamanan dan keamanan, belum cukup memadai atau setidaknya menjamin bagi keselamatan setiap warga yang sedang bersantai di taman itu.

“Lihat saja semua pengendara yang melintasi Jalan Pahlawan atau samping taman enjoy, melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga setiap warga yang enjoy atau kongkow di taman ini, tidak bisa berlama-lama untuk menikmati suasana sore maupun malam hari,” tutur Astuti, seorang pengunjung yang mengaku dari wilayah Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun.

Namun disekitar taman, beruntung ada sejumlah petugas terkait yang secara sukarelawan berkenan menyeberangkan setiap warga yang datang berjalan kaki dari arah barat menuju ke timur maupun sebaliknya.

Setelah petugas tersebut berhasil menyeberangkan setiap pejalan kaki yang lalu lalang di kawasan hijau, tetap saja banyak pengendara yang langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi. “Melihat kondisi para pengendara yang kebut-kebutan di jalan, maka harus ada perhatian hingga penanganan serius dari pemerintah hingga penegak disiplin setempat terutama tentang lalulintas,” paparnya.

Lain lagi dengan penuturan Supardi, pengunjung dari Kaibon, Kabupaten Madiun. Konsep taman ruang terbuka hijau (RTH) di depan Balai Kota Madiun yang disediakan untuk masyarakat, sangatlah tepat untuk disinggahi baik sore maupun malam hari. Hanya saja, perlu dikelola dengan rapi lagi. Sehingga pengunjung lain yang sedang duduk santai, tidak merasa terganggu dengan ulah para pelaku selfie yang berekspresi tidak terkontrol itu.

“Misalnya anak-anak muda/mudi itu foto selfie dengan gaya sesuka hatinya dengan raut wajah yang ceria, namun bagian bokongnya ke arah wajah pengunjung lain yang sedang duduk-duduk di kursi taman yang disediakan. Belum lagi, pengunjung yang berjalan secara bergerombol dan berdiri di tengah trotoar. Sehingga mengganggu pejalan kaki lainnya, yang sama-sama sedang menikmati taman enjoy pada sore maupun malam hari,” terangnya.

Ketidaknyamanan juga terlihat banyaknya asap rokok yang bertaburan di segala penjuru taman itu. Dimana ada meja dan kursi taman, sudah dapat dipastikan asap rokok itu mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya yang sedang duduk santai.

“Untuk itu, harus ada ketegasan dari pihak terkait. Setidaknya ada teks himbauan di sejumlah titik RTH ini. Mengingat jarak tempat duduk yang disediakan saling berdekatan, sehingga jika si perokok mengeluarkan asap rokok itu dari mulut’ sangat terasa bahkan menyengat di hidung pengunjung lainnya,” tandasnya.

Pantauan Dimensi News di sekitar RTH halaman Balai Kota Madiun. Jika di garis satu arah dari perempatan tugu penjual nasi pecel, lebar Jalan Pahlawan mulai menyempit hingga ke pertigaan Jalan Perintis Kemerdekaan, karena ada penambahan fisik bangunan trotoar yang merupakan proyek RTH tahun anggaran 2019 lalu. Sepanjang RTH dilengkapi meja kursi baik di atas trotoar maupun di dalam lingkungan Balai Kota Madiun.

Begitu juga di area pojok Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Pahlawan terdapat meja kursi yang suatu waktu dapat digunakan oleh setiap pengunjung yang datang untuk kongkow menikmati suasana pagi, siang, sore hingga malam hari.

Namun sayangnya terdapat area parkir kendaraan roda dua yang disiapkan di pojok Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Pahlawan. Sehingga mengurangi keindahan atau eksotik taman enjoy Balai Kota Madiun, terutama malam hari. Padatnya kendaraan roda dua yang parkir di lokasi itu, tentu mengancam keselamatan dan kenyamanan pengendara lainnya yang hendak berbelok dari Jalan Pahlawan ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Apalagi jalan tersebut, telah diberlakukan fungsinya satu arah dari barat ke timur.

Padatnya aktivitas parkir kendaraan bermotor kadang membuat pengendaran lain yang hendak berbelok ke Jalan Perintis Kemerdekaan, spontan kalang kabut karena disebabkan kendaraan yang parkir berlalu lalang. Hal itu, tentu harus ada upaya penertiban dari pihak terkait. Sehingga tata kota yang indah nan eksotik itu, tidak ternoda oleh adanya kejadian gangguan lalulintas baik kecelakaan hingga kesemrawutan di area RTH Balai Kota Madiun.

Begitu juga kesan saling mengingatkan, setidaknya ada teks himbauan agar RTH Balai Kota Madiun tidak dicemari kotoran/sampah maupun asap rokok. Hal itu, belum nampak di lokasi kawasan RTH yang diklaim oleh kebanyakan orang bahwa jalan itu mirip dengan jalan raya yang ada di Jogjakarta.

Saat ini, halaman Balai Kota Madiun mulai terlihat ada warna baru. Gemerlap lampu menghiasi taman enjoy atau RTH Jalan Pahlawan, tentu menambah eksotik kawasan pusat pemerintahan Kota Madiun. Pergerakan aktivitas foto selfie yang setiap saat meningkat, tentu membuat pengunjung ceria karena ada rasa bangga bahwa Kota Madiun punya warna baru. RTH Jalan Pahlawan selain dilengkapi petugas pengamanan dari jajaran Pemerintah Kota Madiun, juga dilengkapi fasilitas umum yaitu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu Bank. (all)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed