oleh

Pesatnya Industri Wisata dan Perhotelan di Kota Batu Minim Pemberian CSR

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, H Khamim Tohari

DimensiNews.co.id BATU-Dengan banyaknya industri wisata dan perhotelan di Kota Batu, nampaknya sangat minim dalam pemberian Corporate Social Responsibility (CSR).

Oleh sebab itu, dengan kondisi itulah, tahun ini DPRD Kota Batu mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) CSR. “Kalau dilihat, tahun lalu CSR yang diterima Pemkot Batu tidak seberapa,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, H Khamim Tohari, Jumat (17/1/2020).

Dengan minimnya pemberian CSR tersebut, lanjut dia, sangat disayangkan dan sudah jelas sejumlah perusahaan di wilayah Kota Batu tidak ikut andil dalam pembangunan.

Menurut dia, tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan adalah kewajiban bagi perusahaan yang mengembangkan usaha di suatu daerah.

Ini bisa dilihat, imbuh Khamim, di wilayah Kota Batu sangat pesat sekali pertumbuhan industri wisata hingga perhotelan.

“Saya sangat menyayangkan, pesatnya industri wisata sampai perhotelan di Kota Batu tidak diimbangi dengan tanggung jawab sosial lingkungan (CSR, red),” tandas dia.

“Oleh karena itu, kami dari anggota DPRD Kota Batu tahun ini memasukkan Ranperda CSR dari 27 Propemperda,” imbuh Khamim.

Mengapa Perda CSR ini dibentuk, kembali dijelaskan olehnya, dari banyak perusahaan yang ada di Kota Batu bisa berkontribusi membangun daerah tempat usahanya berdiri.

“Dengan adanya Ranperda CSR ini, saya berharap perusahaan yang ada bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Batu. Tidak hanya mencari keuntungan saja,” tegas Politisi PDIP ini.put

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed