by

Walikota Jakbar Santap Nasi Liwet Bersama Ribuan Warga

DimensiNews.co.id JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi, menghadiri pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di kawasan Jl. Tomang Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (1/12/2019).

Ada yang berbeda pada CFD kali ini, ribuan warga bersama Walikota menyantap sajian nasi liwet bersama, sekaligus menjadi pemecahan rekor MURI pembagian liwetan terbanyak.

“Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day kali ini luar biasa. Ini dimaksudkan untuk mengistirahatkan jalan dari polusi kendaraan bermotor,” kata Rustam Effendi dalam sambutannya.

Selain itu, kata Walikota, kegiatan ini dimanfaatkan warga untuk berinteraksi, berkumpul sekaligus menjalani aktivitas berolahraga bersama.

Menurutnya Rustam, pelaksanaan HBKB atau car free day juga diadakan pada sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Barat, dilaksanakan di dua tempat, yakni Jalan Hayam Wuruk-Gajah Mada dan Jalan Tomang Raya.

Pelaksanaan CFD di Jalan Tomang Raya, cukup meriah lantaran dibarengi dengan kegiatan pemecahan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) melalui pembagian liwetan sebanyak 15.500 porsi sepanjang 300 meter. Momen CFD kali ini juga bertepatan dengan Haru Ulang Tahun JNE ke-29

“Sungguh, ini sangat menarik. Sebanyak 15.500 warga menyantap nasi liwet, disertai adaya pembagian santunan anak yatim serta warga tidak mampu,” ucapnya.

Tidak lupa pula, Pemkot Jakbar mengucapkan selamat ulang tahun JNE ke 29. Ia berharap kepada JNE untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Usia 29 tahun ini, cukup matang. Saya berharap JNE terus berkiprah untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi menjelaskan, tema dan pemecahan rekor MURI yang digelar di Jalan Tomang Raya, sejauh kurang lebih 300 meter, memiliki makna tersendiri. Karena JNE ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat buat karyawan dan masyarakat.

“JNE juga ingin berbagi sekaligus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan di wilayah DKI Jakarta. JNE ingin selalu mencari berkah, JNE tidak mencari suatu yang mewah. JNE ingin berbagi,” ujar Feriadi.

“Selain kegiatan ini, JNE telah merevitalisasi sebanyak 29 MCK dan membagikan sebanyak 290 tanaman Bougenvil. Semua ini agar Jakarta menjadi asri kembali,” ujarnya.

Perayaan HUT ke-29 JNE juga menampilkan sejumlah artis terkemuka dengan Master Ceremony (MC) Gilang Dirga dan Tatha Yank. Selain itu juga dimeriahkan karnaval budaya bertajuk Tomang Parade, yang menampilkan beragam budaya dan seni dari berbagai daerah di Indonesia.

Ribuan masyarakat yang hadir terlihat antusias menyaksikan parade budaya yang menampilkan beragam kostum dan tarian khas yang diiringi alunan musik tradisional seperti Ondel-ondel, Reog Ponorogo, Tabuhan Nusantara khas Papua, dan sebagainya. (HL)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed