by

Ganesha Cafe, Tempat ‘Santuy’ Milenial dan Komunitas di Bandung

DimensiNews.co.id BANDUNG – Sebagai kota tujuan wisata, Bandung memiliki berbagai daya tarik. Tidak hanya keindahan alam, berbagai tempat nongkrong yang menyajikan kuliner pun bermunculan.

Salah satunya yang baru diresmikan yaitu, Ganesha Cafe yang terletak di Jalan Brigjen Katamso No. 92, Bandung. Desain yang modern bisa dilihat saat kita tiba di depan bangunan tiga lantai tersebut.

Desain pintu masuk Ganesha Cafe terdapat ‘Muka’ Land Rover

Perlu diketahui, cafe ini didirikan oleh Dankodiklatad Letjen TNI A.M Putranto dengan dukungan berbagai komunitas hobi, khususnya offroad. Sehingga cafe ini dibuat tidak hanya untuk memuaskan pengunjung yang ingin mengisi perut, tapi juga wadah untuk komunitas kreatif dan positif.

“Saya buat dari kontainer. Estetika cafe ini dirancang khusus, karena untuk milenial dan komunitas,” ujar Putranto saat Grand Opening Ganesha Cafe, Sabtu (16/11/2019).

Letjen TNI AM Putranto bersama perwakilan komunitas dan tenant dalam Grand Opening Ganesha Cafe

Meskipun untuk milenial dan komunitas, pengunjung akan bisa melihat desain interior batik dan nuansa merah putih di beberapa sisi bangunan.

“Saya ingin generasi milenial dan juga anggota komunitas tetap bisa mengetahui kearifan lokal negeri ini dengan adanya batik. Sementara merah putih sebagai lambang yang bisa mempersatukan kita, dari berbagai komunitas,” jelasnya.

Outlet Rudy Project di Ganesha Cafe

Saat masuk, di lantai satu pengunjung bisa langsung melihat-lihat stand tenant ternama seperti 5.11, produsen kacamata Rudy Project, Bayonet Barber shop, butik Olla On Ethnic, dan Rozsa Flora.

Sementara di lantai 2, diperuntukan full untuk mereka yang ingin bersantai menikmati makanan  dan minuman. Ada juga White Tea corner. Harga yang ditawarkan untuk makanan dan minuman mulai Rp 10.000 hingga Rp 70.000.

Dan yang paling asyik dari bangunan ini terletak di lantai  teratas. Pengunjung dapat melihat pemandangan  360 derajat. Semilir angin pun bisa dirasakan, karena konsep ruangnya yang terbuka.

“Saya tinggikan agar kita bisa bersyukur. Tidak perlu ke Dago Atas untuk menikmati pemandangan. Kita siapkan tempat yang bisa lihat ke berbagai penjuru mata angin,” ucap Putranto.

Cafe Ganesha sendiri pada weekdays buka pukul 10.00 hingga 22.00. Sementara untuk weekend buka pukul 10.00 hingga pukul 00.00.

“Kita rencananya kedepan buka mulai pukul 07.00. Sebab saat ini banyak komunitas yang ingin menggunakan fasilitas Ganesha Cafe sebelum jam buka,” tambah Satrio Widodo, Chief Operating Ganesha Cafe.(Dar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed