One Way Nasional Diberlakukan dari Cikatama hingga Brebes, Pengendara Diminta Sesuaikan Perjalanan

  • Bagikan

SEMARANG — Dalam upaya mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersama pihak terkait memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional secara bertahap pada Selasa (17/3/2026).

Penerapan one way dilakukan dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) hingga KM 263 Brebes Barat. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di jalur tol Trans Jawa selama periode arus mudik.

Sebelum pemberlakuan sistem satu arah, petugas akan melakukan sterilisasi jalur mulai pukul 13.00 WIB guna memastikan kondisi jalan aman dan siap dilalui kendaraan. Selanjutnya, rekayasa lalu lintas one way resmi diterapkan mulai pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA :   Meriahkan HUT Kabupaten Sukabumi Ke 153,Wabup Lepas Peserta Jalan Sehat

Seiring dengan kebijakan tersebut, akses masuk tol arah Jakarta (jalur B) di wilayah Jawa Tengah akan ditutup sementara di dua titik, yakni Gerbang Tol Brebes Barat KM 263 dan Gerbang Tol Pejagan KM 249. Penutupan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan yang bergerak satu arah selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, yang melibatkan sinergi antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Artanto, mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rencana perjalanan dengan kebijakan rekayasa lalu lintas yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, agar memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan sementara sejumlah gerbang tol. Rencanakan perjalanan dengan baik dan patuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :   DPC Pejuang Bravo 5 Batu Bara Agendakan Konsolidasi Bersama Media dan LSM

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif serta terus memantau perkembangan informasi lalu lintas melalui kanal resmi yang tersedia.

Dengan penerapan sistem one way ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan terkendali, sehingga masyarakat dapat sampai ke tujuan dengan nyaman.*(Nana)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses