PURWAKARTA – Dalam upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya berpikir jauh ke depan tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam, SMAN Babakancikao Purwakarta sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Ruang Inspirasi ECOFEST 2026”.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus aksi nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan global saat ini.
Kepala SMAN Babakancikao, Tomy Gunawan, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membangun karakter siswa yang berwawasan lingkungan (eco-literacy).
“Melalui Ruang Inspirasi ECOFEST 2026, kami ingin membuka cakrawala berpikir para siswa. Generasi muda hari ini harus menjadi agen perubahan (agent of change) yang visioner, yang mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dan kreativitas dengan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan,” ujar Tomy Gunawan.
Fokus Utama Workshop ECOFEST 2026
Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan siswa, guru, serta praktisi lingkungan ini berfokus pada beberapa agenda penting, di antaranya:
Edukasi Pengelolaan Sampah Mandiri: Mengajarkan metode reduce, reuse, recycle (3R) yang aplikatif di lingkungan sekolah dan rumah.
Pemberdayaan Inovasi Hijau: Mendorong siswa menciptakan solusi kreatif berskala kecil untuk menjaga ekosistem sekitar.
Diskusi Interaktif Visioner: Sesi berbagi inspirasi bersama para ahli lingkungan guna memetakan peran pemuda dalam menjaga bumi di masa depan.
Melalui penyelenggaraan ECOFEST 2026 ini, SMAN Babakancikao membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang aktif berkontribusi dalam melestarikan lingkungan.
Diharapkan, semangat yang lahir dari workshop ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjelma menjadi aksi nyata yang konsisten di tengah masyarakat.*(AsBud)
















