26 Sumur Bor Pascabencana Rampung di Sumbar, Akses Air Bersih Warga Kembali Pulih

  • Bagikan
Pengeboran sumur bor di Aceh.(Dok. Kementerian PU)

JAKARTA- Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan hasil positif. Sebanyak 26 titik sumur bor telah rampung dibangun dan kini beroperasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Berdasarkan siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang dikutip Jumat (30/1/2026), pembangunan sumur bor tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, meliputi Kabupaten Agam, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, serta Kota Padang. Fasilitas air bersih ini menjadi penopang utama bagi warga, khususnya di kawasan terdampak langsung dan lokasi hunian sementara.

Di Kabupaten Agam, sumur bor dibangun di Nagari Pasie Laweh dan Nagari Pagadih. Sementara itu, di Kabupaten Solok fasilitas serupa terdapat di Nagari Paninggahan. Pembangunan juga dilakukan di Nagari Guguk Malalo, Kabupaten Tanah Datar, serta di sejumlah titik permukiman dan fasilitas sosial di Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan Pauh, Kota Padang.

BACA JUGA :   Wujudkan Gampang Sekolah, Pemkot Tangerang Serahkan Hibah kepada Lembaga Pendidikan Islam

Pengadaan sumur bor tersebut menjangkau jorong-jorong, perumahan warga, hingga kawasan hunian sementara. Dengan demikian, akses air bersih dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus mendukung pemulihan aktivitas sehari-hari pascabencana.

Dalam proses pembangunan, personel TNI dari berbagai satuan terlibat langsung di lapangan dengan pola kerja terpadu dan lintas fungsi. Mereka tidak hanya menangani aspek teknis pengeboran dan instalasi, tetapi juga menyiapkan lokasi, mengangkut peralatan, hingga mengamankan area kerja.

Partisipasi aktif masyarakat setempat turut mempercepat proses pembangunan. Warga bergotong royong bersama aparat, memastikan fasilitas yang dibangun sesuai kebutuhan dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak.

BACA JUGA :   SDN 01 Tarisi Wanareja Cilacap Pencetak Segudang Siswa Berprestasi

Selain 26 titik yang telah beroperasi, saat ini masih terdapat tiga unit sumur bor yang tengah dalam tahap pembangunan. Lokasinya berada di kawasan Hunsela Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, serta beberapa titik di Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang. Sementara itu, satu titik lainnya berada di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam.

Pemerintah berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat memperkuat ketahanan masyarakat terhadap krisis air bersih sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses