by

Cara Kapolres Tidore Membangun Karakter Anak Tidore Ini Patut di Apresiasi

Kapolres Tidore AKBP Azhari Juanda, SIK saat menyampaikan materi menggugah ”Ayo Bangkit, Saya Bisa,” kepada siswa/i SMK Negeri 3 Tikep

DimensiNews.co.idTIDORE KEPULAUAN.

Langkah Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Azhari Juanda, SIK untuk membangun karakter anak bangsa khususnya di Kota Tidore Kepulaun patut diberikan apresiasi. Bagimana tidak, seorang Kapolres yang memiliki banyak tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tidore, namun masih sempat menyisahkan waktunya berpikir menyelamatkan generasi ini. Menariknya, cara yang disampaikan Kapolres pun terbilang berbeda.

Lewat inovasi terbarunya dengan nama ”Ayo Bangkit, Saya Bisa,” Kapolres Tidore terus menjajal setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) di pulau Tidore.

Kali ini, SMK Negeri 3 Tidore di Kelurahan Cobodoe, Kecamatan Tidore Timur, dapat kesempatan dikunjungi oleh orang nomor satu di Polres Tidore tersebut. Tepatnya Sabtu (2/12/2017) sekira pukul 09.00 WIT, Kapolres Tidore mendatangi SMK Negeri 3 Tidore, Kapolres disambut hangat oleh pihak sekolah, serta 75 siswa/i yang siap mengikuti kegiatan ayo bangkit, saya bisa.

Kegiatan yang telah dilakukan kesekian kalinya itu,merupakan sebuah langkah inovatif untuk membangun karakter anak bangsa menuju generasi yang kuat dan bernilai dalam rangka terwujudnya Kamtibmas yang Kondusif. Selain itu, kegiatan itu juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.

“Penyuluhan motivasi membangun karakter ini dilatarbelakangi oleh situasi Kamtibmas yang belum sepenuhnya kondusif di wilayah hukum Tidore Kepulauan mengingat masih seringnya warga mengkomsumsi minuman keras, perkelahian dan pengeroyokan, kurangnya budaya patuh dalam berlalu lintas, maupun kenakalan remaja,” kata Kapolres saat memberikan penyuluhan menggugah di SMK Negeri 3 Tidore, Sabtu (2/12/2017).

Tujuan dari penyuluhan itu sendiri, kata Kapolres, agar adanya perubahan sikap/perilaku serta terbangunnya karakter positif pada generasi muda Tidore yang akan menjadi modal dasar bagi kesuksesan dimasa depan.

Titik berat dari materi penyuluhan yang disampaikan oleh Kapolres adalah membangun motivasi generasi muda agar menjadi orang sukses di masa depan, menanamkan karakter positif serta membentuk sikap perilaku generasi muda nan santun, saling menghormati, selalu bersyukur, patuh hukum serta kuat dan pantang menyerah.

“Masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini, masa depan adalah milik mereka yang menyiapkannya hari ini. Bukan tugas kita untuk merubah dunia ini, tapi masing-masing kita punya kewajiban untuk mengajak diri sendiri dan orang lain untuk berpikir baik, berucap baik dan berbuat baik dengan cara-cara yang baik serta penuh kesabaran,” kata kapolres.

Lanjutnya, semua orang punya masalah, yang membedakannya adalah bagaimana orang tersebut menyikapi dan menghadapi masalah yang menerpa dirinya. Sekecil atau sebesar apapun masalah yang kita hadapi, kita harus bisa bangkit. Kecendrungan kita jika ditimpa masalah adalah lebih sering menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan yang Maha Kuasa.

“Oleh sebab itu, sebelum kita menyalahkan apa dan siapa maka perlu kiranya kita melihat kisah-kisah hidup orang-orang yang lebih susah dari kita tapi mereka berhasil menjadi orang yang sukses. Kita perlu belajar dari kisah hidup mereka. Sebagai contoh adalah kisah hidup Nick Vujinic yang fenomenal. Seorang yang terlahir tanpa tangan dan hanya memiliki kaki yang sangat kecil untuk berdiri. Tapi sekarang, dia sudah sukses menjadi motivator dan pembicara tingkat Internasional. Yang membuat seorang Nick tetap bertahan dan sukses hingga saat ini adalah: HARAPAN, selama masih ada harapan maka selama itu pula kita akan berjuang,” kisahnya.

Dalam kegitan itu, Kapolres memberikan beberapa tips yang dapat memunculkan harapan dalam diri para siswa siswi SMK Negeri 3 Tikep. Pertama adalah dengan Merubah Paradigma. Hal ini sangat penting karena Paradigma mampu mempengaruhi Pikiran seseorang (positif atau negatif), Pikiran kemudian akan menjadi tindakan, dari tindakan akan menjadi kebiasaan, kebiasaan akan melahirkan budaya dan budaya akan membentuk karakter.

Kedua adalah kita harus fokus pada tujuan hidup kita, oleh sebab itu buatlah tujuan pasti dalam hidup anda, fokus dengan tujuan hidup tersebut, jangan salah bergaul, dan harus mampu mengelola gaya hidup. Yang ketiga adalah hidup adalah pilihan, ingatlah bahwa hidup itu tergantung kita karena dunia tidak akan menangis kalau kita gagal, juga tidak akan tertawa kalu kita sukses maka jangan pernah bergantung dengan orang lain. Ciptakan motivasi dalam diri kita sendiri, karena motivator yang baik dan hebat adalah diri anda sendiri. Ibarat naik sepeda, kita harus tetap mengayuh agar kita tidak jatuh, atau seperti naik sampan dimana kita harus tetap mendayung agar kita tidak hanyut bahkan tenggelam.

Pada kesempatan ini pula, Kapolres menjelaskan tentang fakta-fakta sukses, diaman sukses itu tidak berkaitan dengan usia, sukses itu tidak berkaitan dengan warna kulit, bangsa, keturunan dan agama, sukses itu tidak berkaitan dengan (cacat) fisik, sukses itu tidak berkaitan dengan tingkat pendidikan, dan sukses itu tidak berkaitan dengan latar belakang keluarga (kaya/miskin).

“Namun ada hal-hal yang dapat kita tiru dari orang-orang sukses yaitu karakter-karakter positif yang ada dalam diri mereka yakni kedisiplinan, kejujuran, konsistensi, komitmen, tanggung jawab dan integritas. Karakter positif hanya akan terbentuk melalui kebiasaan yang berulang dan tahap awal yang paling berperan dalam pembentukan karakter adalah kemampuan mengelola kecerdasan emosional dan spiritual.
Kapolres mengajak untuk melihat sekeliling kita, lihatlah dunia sekeliling kita, sungguh rahmat begitu melimpah, sungguh lebih dari cukup untuk bersyukur. Tuhan telah memberi semua yang kita perlukan, tubuh yang sehat, keluarga, sahabat, sekolah, rejeki yang cukup. Oleh sebab itu mari bersyukur lebih banyak, mengeluh lebih sedikit, saling memberi semangat, bergandeng tangan, itulah hidup yang penuh berkah. Sadari bahwa Tuhan Yang Maha Sempurna telah memberikan anugrah kepada kita kesempurnaan untuk menjalani hidup, syukurilah dan peliharalah serta manfaatkan untuk membantu sesama. Marilah selalu bersyukur sebab dengan bersyukur kita akan merasa makmur dan bahagia,” jelasnya.

Dalam materi penyuluhannya itu, Kapolres juga menggambarkan bahwa perbedaan antara negara maju dengan negara yang belum maju bukan terletak pada kekayaan sumber daya alam, luas wilayah, umur suatu negara melainkan terletak pada sikap perilaku masyarakatnya (kulitas SDM).

Diakhir penyuluhannya, Kapolres mengajak siswa siswi untuk merenung, merefleksi diri atas apa yang sudah dilakukan selama ini. Hal menarik terjadi pada moment ini, karena disinilah waktunya para siswa siswi tersentuh hatinya bahkan menangis berurai air mata pada saat mendengarkan kata demi kata yang disampaikan oleh Kapolres. Anak-anak tak kuasa menahan air mata mereka, hati mereka benar-benar tersentuh dan terharu.

Pesan terakhir Kapolres kepada seluruh siswa, bahwa jagalah pikiranmu karena akan menjadi kata-katamu, jagalah kata-katamu karena akan menjadi sifatmu, jagalah sifatmu karena akan menjadi sikapmu dan jagalah sikapmu karena akan menjadi nasibmu. “Ingatlah bahwa tidak ada yang akan berubah dalam kehidupan seseorang dengan sikap yang tidak berubah. Ayo kita berubah, mulai dari diri sendiri, dari yang kecil dan dari sekarang juga. Salam Perubahan untuk Generasi Muda Tidore dan Indonesia yang Lebih Baik,” ajaknya.

Semoga apa yang diperjuangkan Kapolres Tidore Kepulauan, AKBP Azhari Juanda, SIK kepada generasi Tidore ini dapat membuahkan hasil yang baik untuk mereka semuanya. (SS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed