PADANGSIDIMPUAN,SUMUT – Memasuki hari kelima jumlah korban meninggal dunia pasca kecelakaan maut antara truk pengangkut CPO (Crude Palm Oil) dengan minibus diwiliyah Tapanuli Selatan tepatnya di Jalinsum, Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur bertambah menjadi 4 (empat) orang.
Ahmad Faisal Hasibuan (45) salah satu pihak keluarga korban (ahli baik) ketika ditemui dimensinews.co.id di rumah duka di Jalan Agus Salim, Kota Padangsidimpuan usai melepas jenazah korban meninggal yang ke empat untuk disholatkan di Padangsidimpuan, Kamis (15/9/2022) mengatakan ini keponakan saya Febri Aulia (11) meninggalnya disalah satu rumah sakit di Medan pada Rabu (14/9/2022) kemarin dan langsung dibawa ke sini red rumah duka padangsidimpuan untuk diselesaikan fardu kifayahnya.
“Sesuai informasi yang saya ketahui, sebelum kejadian musibah ini dimana semua keluarga saya saat itu (korban) baru pulang dari daerah Sipirok , Tapanuli Selatan menuju Padangsidimpuan setibanya dilokasi kejadian mereka singgah sejenak hendak makan durian, belum sempat keluar dari dalam mobil minibus yang mereka kendarai tiba-tiba satu unit truk langsung menghanghantam mobil keluarga saya ungkap Faisal dengan raut wajah penuh kesedihan.
Saat ditanya terkait apakah ada informasi dari kepolisian akan penanganan yang dilakukan terhadap sopir truk bersama kondekturnya, ia (red Faisal) membeberkan sesuai informasi yang saya dapat, dimana hingga kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk ke daerah Sumatera Barat.
Kami dari pihak keluarga sangat mangharapakan agar pihak kepolisian secepatnya dapat menangkap dan mengamankan sopir truk tersebut tutupnya.
Hingga berita ini dimuat Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Sofyan tidak merespon atau menjawab saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan seluler, pesan singkat Whatsapp, Kamis (15/9/2022).
Dimana diketahui sebelumnya pada Minggu (11/9/2022) lalu telah terjadi kecelakaan maut antara satu unit truk pengangkut CPO dengan Nopol BA 9937 BU terhadap satu unit mobil mini bus jenis Kijang Kapsul Nopol BB 1440 HC di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Dalam insiden peristiwa tersebut , dimana saat dilokasi kejadian terdapat 2 (dua) orang penumpang minibus meninggal dunia yaitu
Rasyah Arisandi (9), Raisyah Putri Ananda Hasibuan (13) sedangkan keesokan harinya Senin (12/9/2002) Hj Roslaini Batubara (70) meninggal dunia disalah rumah sakit Padangsidimpuan sedangkan Febri Aulia (11) meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Medan , Rabu (14/9/2022).
Sedangkan korban luka lainnya yaitu, Rahmi Suryani (33), Rayyanstah (2), Andi Mulia Hasibuan (40), masih dalam perawatan rumah sakit dikota Medan Dan Padangsidimpuan.
Dugaan sementara sesuai yang dihimpun awak media dari beberapa sumber, peristiwa tersebut terjadi akan rem blong yang dialami truk pengangkut CPO sehingga langsung menghantam sebuah mobil minibus dan terguling kedalam jurang dengan perkiraan kedalaman sekitar lebih kurang 45 meter.
















