oleh

Diskusi Dengan Mahasiswa, Kapolres Tanggerang Beberkan Sejumlah Proyek Nasional Yang Sedang Berjalan

DimensiNews.co.id TANGGERANG – Menyikapi masalah situasi terkini wilayah Kota Tanggerang Kapolres Kota Tanggerang Kombes Pol Abdul Karim bersama Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Wisnu Kurniawan menggelar diskusi bersama mahasiswa yang ada di wilayah Kota Tanggerang.

Diskusi tersebut bertempat di salah satu rumah makan kawasan Moderland Kota Tanggerang, Selasa (20/8/2019).

Dalam diskusi bersama mahasiswa tersebut Kapolres Kota Tanggerang Kombes Pol Abdul Karim menyampaikan beberapa poin penting terkait situasi terkini, termasuk masalah insident truk tanah yang menelan korban beberapa waktu lalu dan juga terkait proyek strategis nasional yang sedang berjalan di wilayah Kota Tanggerang.

Di hadapan mahasiswa Kapolres menyampaikan, pihak kepolisian bersama pemerintah kota dan kabupaten sudah duduk bersama untuk mambahas hal tersebut serta sudah mengatur penjadwalan perlintasan kendaraan dan juga perhitungan dari pada pencapaian target proyek nasional yang sedang berjalan.

Kapolres menuturkan, solusinya memang masih diskusikan kembali. Artinya harus ada jalan alternatif yang tidak melintas kota dan pemukiman.

“Namun sementara ini berjalan kita masih berpedoman pada jam lintasan kendaraan yang masih diberlakukan. Artinya mulai jam 8 malam ada yang jam 10 sampai dengan jam 5 pagi bisa melintas, khususnya lintasan-lintasan di jalan-jalan yang telah ditentukan,” ungkapnya.

“Nah ada beberapa jalan yang berlaku aturan ini ada juga ada beberapa jalan yang bisa dilalui secara langsung. Jadi kita sudah berkumpul duduk bersama dan ini masih dalam pembahasan-pembahasan dari pada pemerintah daerah, baik kota maupun kabupaten termasuk dari pihak Kepolisian dan TNI bagaimana menertibkan hal ini tetapi tidak mengganggu jalannya proses pembangunan.” kata Kapolres.

Kapolres melanjutkan, “proyek ini adalah kebanggaan kita semuanya, dan kalau sampai dengan proyek ini selesai artinya ini ikon kita untuk wilayah Kota Tangerang itu yang memiliki jalan akses yang lebih mudah di samping itu juga bandara Internasional ini kan wilayahnya masuk Kota Tangerang, sebagian dan sebagian masuk Kabupaten Tangerang, ini kebanggaan bagi warga Kota Tangerang juga,”

Bahkan tahun depan sudah direncanakan untuk pembangunan Terminal 4 oleh pemerintah yang mana kapasitas Terminal 4 ini dua kali lipat daripada terminal 1 sampai dengan terminal 3 jadi kapasitas terminal 1 sampai terminal 3 itu hanya akan dibuat menjadi satu di terminal 4 sekarang ini kapasitas traffic penumpang yang ada di Cengkareng Internasional Airport ini dalam satu tahun itu sudah menembus sampai dengan 60 juta trafiknya. Masyarakat orang yang menggunakan jasa bandara.

“Pemerintah berharap dengan dibangunnya Terminal 4 ini akan mencapai 100 juta lebih traffic orang yang akan berangkat menggunakan bandara di Cengkareng dan akan menjadi terminal yang terbesar di wilayah Asia Tenggara.” Kata Kapolres

Bahkan lanjut kapolres, rencananya itu akan dibuat sampai ke setplan, itu sampai ke pantai di wilayah Kosambi dan Teluknaga. Semua pasti membutuhkan pekerjaan yang cukup besar ini yang perlu kita pikirkan bersama.

Selain itu kata kapolres, “kalau jalan tol ini sudah jadi juga ini akan mempermudah akses kendaraan-kendaraan proyek tidak melewati daerah wilayah kota padat penduduk lagi.

“Jadi kenapa proyek jalan tol ini dipercepat juga salah satu bentuknya adalah untuk mempersiapkan pembangunan proyek untuk Terminal 4 juga pasir yang diurutkan dari wilayah Bogor yang rencananya akan menuju ke proyek bandara perluasan runaway.” ujar Kapolres.

Selain itu juga ada proyek strategis nasional, proyek reklamasi juga sedang berjalan juga masuk di wilayah Tanggerang Raya.

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis/Abdul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed