Pj. Bupati Sarolangun Pimpin Apel Operasi Patuh Siginjai di Polres Sarolangun

  • Bagikan

SAROLANGUN – Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Siginjai 2022 digelar di Mapolres Mapolres Sarolangun, Senin (13/6/2022).

Apel Operasi Patuh Siginjai 2022 bertema “Dengan Operasi Patuh Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait” dipimpin oleh Pj. Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM. Pj. Bupati Sarolangun
saat membacakan sambutan Kapolda Jambi menyampaikan beberapa hal.

Hendrizal mengatakan, yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah tingkat kepatuhan bagi pengguna jalan.

Sebab kepatuhan merupakan sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas.

“Sampai saat ini Polri khususnya lalu lintas terus berupaya melaksanakan program prioritas kapolri yaitu presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan),” katanya.

BACA JUGA :   Permudah Pelayanan, Pemkot Tangerang Gandeng 17 Instansi

Polri telah menetapkan kalender operasi kepolisian di bidang lalu lintas yang rutin dilaksanakan tiap tahun.

Operasi patuh siginjai 2022 ini merupakan operasi cipta kondisi kamseltibcarlantas menjelang Hari Bhayangkara 2022.

Sebab masih di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus tetap mengutamakan cara bertindak preemtif dan preventif.

“Operasi kepolisian mandiri kewilayahan patuh siginjai 2022 dilaksanakan selama 14 hari dimulai hari ini hingga 26 Juni 2022 secara serentak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Diharapkan operasi patuh ini dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Pada ruas jalan lintas sumatera, serta dapat meminimalisir fatalitas korban lakalantas.

“Saya perlu tekankan dalam pelaksanaan operasi patuh agar tetap berpedoman pada protokol kesehatan, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP yang ada,” pesannya.

BACA JUGA :   Tim Petir Polres Bungo, Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan Wanita Dalam Karung

“Hindari tindakan yang menjadi pemicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya lalu lintas serta lakukan tugas operasi patuh secara profesional, prosedural, terbuka dengan cara persuasif dan humanis,” pintanya.*(Sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.