Terkait Pembangunan Desa Hutabara Nol, Dana Desa Hutabara Sudah Proses Pemeriksaan

Kepala Inspektur pada Inspektorat Padang Lawas, Parmohonan Lubis

DIMENSI NEWS.CO.ID – PADANG LAWAS.

“Setelah pemberitaan di media Pemda Palas tidak pernah turun ke Desa guna melihat langsung apa yang sebenarnya terjadi di desa kami ini, begitu juga dengan kepala desa, tidak ada memberikan informasi apapun dan tidak pernah keliatan si desa, lalu bagaimana mau di periksa kalau pemda tidak turun langsung ke Hutabara, kami juga warga Padang Lawas, kami butuh keadilan dari Bupati kami”, ungkap warga (red) kepada wartawan seakan tidak percaya lagi terhadap Aparat Penegak Hukum yang ada.

Bias pemberitaan di media terkait Pembangunan Dana Desa Hutabara Kecamatan Sosopan Masih Nol, menjadi pusat perhatian semua pihak, dalam hal ini, Kepala Inspektur pada Inspektorat Padang Lawas, Parmohonan Lubis menghimbau masyarakat setempat tidak beropini negatif.

“Untuk menghindari adanya tumpang tindih pemeriksaan dari Aparat Penegak Hukum, baik pihak Kejaksaan maupun Kepolisian, belum lama ini mereka kordinasi ke kita, namun dalam hal ini sesuai prosedural harus di tangani APIP Terlebih dahulu”.

“Padang Lawas terdiri dari dua belas kecamatan dan memiliki tiga ratus tiga desa, sedang personilnya hanya cuma lima belas pegawai lima di antaranya termasuk Sekertaris adalah Irban (Inspektur Bantu) sedang untuk setiap Tim Irban minimal lima personil di Inspektorat ini”.

“Kita sifatnya hanya menerima pengaduan, namun dalam hal pengawalan dan pengawasan dana desa kita melakukan pemeriksaan reguler yakni tiga desa tiap kecamatan, saya harap masyarakat pahami situasi ini, jangan sampai kesan di Pemerintah Pusat dana desa menjadi biang perselisihan”.

“Untuk tahap tiga dana desa transpernya rekening di bulan Desember 2018, secara waktu pembangunan telat masih bisa di tolerir, namun kalau uang sudah tidak di rekening dan pembangunan tidak ada, lalu kita minta harus di bangun itu mustahil, ya tentu harus di kembalikan atau silva dengan batas waktu pengembalian, kalau sampai batas waktu tidak ada, maka kita serahkan ke aparat penegak hukum”.

“Sudah kita tangani dan masih dalam proses, kita periksa dalam hal ink akan melakukan audit terlebih dahulu, setelah itu hasilnya apa bila perlu di tindak lanjuti maka kita akan sampaikan ke Aparat Penegak Hukum”, Ungkap Kepala Inspektur pada Inspektorat Padang Lawas, Parmohonan Lubis kepada wartawan belum lama ini diruang kerjanya. (R9)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.