by

Diduga Belum Kantongi Izin Walikota Tanggerang Diminta Bongkar Bangunan PT Adhimik 

 

DimensiNews.co.id KOTA TANGGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang diminta membongkar bangunan yang di duga ilegal milik PT.Adhimix yang berada di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Bangunan pengolahan beton seluas 5000 meter tersebut diketahui belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dan melanggar peraturan daerah (Perda).

Menurut Pemerhati Pembangunan Kota Tangerang, Agus Ginanjar, dalam hal ini Pemkot Tangerang melalui pihak terkait harus bersikap cepat dan tegas. Untuk itu dirinya meminta Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah agar menertibkan bangunan ilegal yang berdiri sejak awal tahun 2018 lalu.

Pasalnya selain melanggar Perda nomor 6 tahun 2011, tentang ketertiban umum, Perda nomor 17 tahun 2011 tentang retrebusi perizinan tertentu dan Perda nomor 3 tahun 2012 tentang bangunan dan gedung, perusahaan nakal itu juga tidak memberikan kontribusi untuk pendapatan kas daerah (PAD).

“Selain distop, kami juga minta agar bangunan itu dibongkar. Itu kan sudah jelas melanggar Perda dan tidak sesuai rencana tata ruang. Tidak boleh berdiri disitu. Pemkot harus tegas,” ujar Agus yang juga Ketua Forum Kajian Investigasi Independen (FKII), Kamis (20/9/2018).

Sebelumnya kata Agus, dirinya telah melayangkan surat kepada Walikota Tangerang dan meminta agar bangunan illegal PT.Adhimik dibongkar.

” Sebagai pertanggungjawaban, saya minta Walikota Tangerang menegakan aturan melalui OPD terkait,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Peraturan Daerah ( Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan bahwa, sebelumnya pihaknya telah menyetop aktivitas PT.Adhimix dengan menyegel bangunan itu. Pihaknya juga tetap melakukan pengawasan aktivitas di lokasi tersebut.

Sementara terkait pembongkaran bangunan ilegal, menurut Kaonang ada dua sebab, pertama jika bangunan tak beriizin itu berdiri diatas lahan milik pemerintah, dan yang kedua adalah jika bangunan tersebut tidak diproses izinnya dan tidak mendapat izin dari Pemkot Tangerang.

“Pembongkaran harus mendapat persetujuan dari walikota, saya hanya menjalankan perintah saja,” katanya.

 

 

 

Laporan Wartawan : Dul

Editor                        : Red DN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed