Tinjau Bazar di Cengkareng, Mendag Zulhas : Hati hati Jangan Ada Rekayasa Penimbunan Barang

  • Bagikan

JAKARTA – Kementerian Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan pihaknya akan terus mengantisipasi terjadinya lonjakan harga jelang lebaran idul fitri 1444 hijriah yang tinggal menghitung hari.

Hal itu disampaikannya saat meninjau bazar murah yang digelar oleh Disperindag dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provisi DKI Jakarta di Gelanggang Remaja Kelurahan Cengkareng Barat Jakarta Barat.

Zulhas menegaskan untuk harga harga kebutuhan pokok relatif standar dan sebagian banyak juga yang turun.

“Untuk harga telor turun,ayam turun,daging naik sedikit.”kata Mendag

Untuk itu hari ini kami bersama Walikota mengelar bazar murah untuk membantu agar masyarakat dapat harga yang murah.kata dia

Mendag Zulhas juga mengingatkan para tengkulak untuk tidak bermain dengan harga sembako.

BACA JUGA :   Pengeroyokan Lima Jurnalis di Surabaya, AJI Surabaya Angkat Bicara

“Kita pantau terus semua pasar di seluruh indonesia,kita bekerjasama dengan satgas kita pantau terus.Hati hati kalau ada yang nakal nimbbuh barang bisa langsung di tindak sama satgas.”kata dia

Ia juga mengingatkan untuk para tengkulak kalau mencari keuntungan yang wajar saja dan jangan berlebihan.

“Kalau cari untung yang wajar,tapi kalau ada rekayasa apalagi sampai menimbun barangnya langsung disita sama satgas.”tutupnya

Dari pantauan di lokasi Mendag Zulkifli Hasan Didampingi anggota DPRD Fraksi PAN Lukman Hakim dan Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto membagikan bingkisan sembako gratis pada warga.

Selain itu juga terlihat hadir Kepala Dinas PPKUKM Ratu, Kasudin PPKUKM Jakarta Barat Iqbal,Camat Cengkareng Ahmad Faquh serta seluruh lurah se Kecamatan Cengkareng

BACA JUGA :   Gelar Rapat SPIP, Sekda : Upaya Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses