Tolak Masjid Dijadikan Tempat Parkir, FBR: Kembalikan Fungsi Masjid Seutuhnya

  • Bagikan
H. AA Gofur

JAKARTA – Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0249 Kucing Liar Kecamatan Tambora, H. AA Gofur menolak dengan tegas adanya pemanfaatan ruang aula serbaguna masjid di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat yang viral dijadikan tempat untuk parkir kendaraan bermotor.

“Kami menolak dengan tegas. Dan jika mereka (pengelola-red) tetap memaksakan, maka kami tetap menentangnya,” kata Gofur kepada awak media, Senin (27/6/2022).

Bukan tanpa alasan, kata Gofur, fungsi masjid adalah untuk tempat beribadah, jadi kembalikan fungsi masjid seutuhnya sebagai tempat sarana ibadah kepada Allah SWT.

“Apapun alasannya jelas sangat tidak pantas dan sangat memprihatinkan,” ujarnya.

BACA JUGA :   Hari Pramuka Ke - 61, Pramuka Sebagai Dasar Pembentukan Karakter Bangsa 

Kami dukung apabila area masjid dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan sosial dan keagamaan, baik untuk pemerintah maupun masyarakat yang mana hasilnya untuk kemaslahatan masjid.

“Untuk parkir motor kami menolak dengan tegas. Apabila tetap dipaksakan maka seluruh lintas Ormas di Tambora akan melakukan aksi demo,” tegasnya.

Diketahui, Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor (No) 34 tahun 2013 mengungkapkan, ketentuan hukum pemanfaatan area masjid untuk kegiatan sosial yang bernilai ekonomis adalah boleh. Termasuk membangun sarana pertemuan, penyewaan aula untuk resepsi pernikahan, dan membangun sarana ekonomi lainnya yang dipisahkan dari kegiatan ibadah.

Hanya, MUI memberi syarat bahwa kegiatan tersebut tidak dilarang secara syar’i, menjaga kehormatan masjid dan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah. Untuk masjid bertingkat yang memiliki lantai bawah untuk disewakan, MUI pun memberi beberapa persyaratan. Di antaranya, bagian masjid yang disewakan bukan secara khusus untuk ibadah. Bagian masjid yang dimaksudkan untuk kegiatan ibadah sudah memadai. Tidak menyulitkan orang masuk ke dalam masjid untuk beribadah. Tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di dalam masjid Hasil dari kegiatan ekonomi itu dimanfaatkan untuk keperluan syar’i dan hasil sewanya untuk kemaslahatan masjid.

BACA JUGA :   Mendagri Apresiasi Program-program Penanganan Covid-19 yang Dijalankan Pemkot Tangerang

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menampilkan pemandangan ironis beredar di media sosial (medsos). Dalam video yang berdurasi 14 detik tersebut terlihat sebuah ruangan masjid yang terisi puluhan sepeda motor terparkir di dalam masjid.

Pada detik ke empat dalam video yang diunggah melalui aplikasi Snack Video dengan ID: BeritaSemua itu terlihat tulisan Masjid Jami Al Ikhlas yang diduga berlokasi di Jembatan Besi, Jakarta Barat. Sehingga video tersebut menuai banyak kecaman dari masyarakat.

Penulis: RenoEditor: Hery Lubis
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.