oleh

Satupena Tampikan Pembacaan Puisi dari Penyair Perempuan Nusantara

JAKARTA – Sepuluh penyair perempuan dari berbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua Barat, akan hadir bergantian membacakan puisi sebagai ekspresi diri. Acara ini terkait dengan momen perayaan bulan Oktober, sebagai bulan bahasa dan sastra.

Kegiatan bertema “Empu Punya Kata: Pembacaan Puisi Perempuan Nusantara” itu diadakan oleh Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, melalui acara Obrolan HATI PENA #9.

Acara ini akan berlangsung di Jakarta pada hari Minggu, 17 Oktober 2021, pukul 14.00-16.00 WIB. Pemandu acara ini adalah Elza Peldi Taher dan Swary Utami Dewi.

Majelis Pembaca yang akan tampil membaca puisi adalah: De Kemalawati (Aceh), Desi Bantuni (Papua Barat), Shantined (Kaltim), Kunni Masrohanti (Riau), Anil Hukma (Sulsel), Sonia Piscayanti (Bali), Fatin Hamama (Sumbar), Ritawati Jassin (Gorontalo), Nenden Lilis Aisyah (Jawa Barat), dan Dhenok Kristianti (DI Yogyakarta).

Menurut panitia, masing-masing mereka akan membacakan dua puisi yang sama. Satu dibacakan dalam bahasa ibu, dan satunya dalam bahasa Indonesia. Pembacaan puisi ini adalah untuk memperkuat bahasa daerah dan bahasa nasional.

Ditambahkan, kata “perempuan” berasal dari “per-empu-an.” Perempuan adalah empu. Empu bisa diartikan nakhoda, sarjana, pemilik, ahli, yang menguasai. Perempuan sebagai empu menguasai dan ahli dalam berbagai hal, dalam berbagai unsur kehidupan.

Perempuan juga menguasai dan melestarikan bahasa. Sang Empu menurunkan kemampuan berbahasa kepada anak melalui senandung, dongeng jelang tidur, pantun dan berbagai bentuk pengelolaan pengetahuan berbahasa lainnya. Maka bisa dipahami, jika bahasa yang dimiliki turun temurun dan dipelajari semenjak dini dinamai Bahasa Ibu.

Webinar ini bisa diikuti di link zoom: https://s.id/hatipena9 atau livestreaming di Youtube Channel: Hati Pena TV. Juga di Facebook Channel: Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena. Selain itu disediakan sertifikat bagi yang membutuhkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed