by

Aparatur Desa Dan Masyarakat Keluhkan Jembatan Penghubung Antar Desa Rusak Parah

DimensiNews.co.id MESUJI LAMPUNG  –  Jembatan penghubung yang berada di Desa Way Puji,kecamatan Rawajitu Utara,kabupaten Mesuji,saat ini kondisinya rusak berat,Jembatan tersebut yang menghubungkan 5 (Lima) Desa antara lain, diantaranya Desa Way Puji,Desa Kurnia Agung,Desa Sidang Isomukti,Desa Sidang Sidorahayu dan Desa Muara Jaya.

Dengan kondisi jembatan penghubung antar desa tersebut yang saat ini kondisinya rusak berat dan sulit untuk di lalui kendaraan baik kendaraan roda dua ataupun roda empat,aparatur desa dan masyarakat mengeluh.

Rudi,selaku Kepala Desa Way Puji di dampingi Budi Kepala Desa Kurnia Agung,angkat bicara terkait jembatan yang kondisinya rusak parah.

“Kami sangat menyayangkan
Jembatan penghubung antar Desa tidak bisa di lalui apalagi jembatan tersebut berada di Ruas jalan lintas Rawajitu Utara,seharusnya menjadi prioritas pemerintah jangan sampai menimbulkan cost ekonomi tinggi sebab itu jalan vital ke kawasan berikat dan sentra-sentra ekonomi, pemerintah kabupaten seharusnya cepat ambil tindakan untuk melakukan pembenahan jembatan yang sudah rusak berat tersebut.”Ungkap Rudi,ketika di jumpai diruang kerjanya, Kamis 4/7/2019.

Budi,kepala Desa Kurnia Agung juga mengatakan,”Dengan kondisi jembatan yang saat ini rusak berat,
Kami selaku Aparatur Desa sangat kesulitan untuk melaksanakan pembangunan,sedangkan pembangunan tahap awal dari Dana Desa (DD) tahun 2019 ini sudah mulai berjalan di semua desa.

Kami sangat hawatir mobil yang mengantarkan barang – barang material untuk bangunan di desa – desa,khususnya 5(lima) desa di tempat kami ini, tidak bisa masuk dan pekerjaan kami bisa terhambat,kami berharap kepada pemerintah kabupaten Mesuji agar secepatnya memperbaiki jembatan yang saat ini kondisi kerusakannya sangat parah dan tidak bisa di lalui oleh kendaraan. Kata Budi.

Beberapa warga setempat yang memiliki kendaraan baik roda dua dan roda empat ketika di tanya secara terpisah terkait jembatan rusak tersebut mengatakan.”gimana kami akan mengulurkan hasil bumi jembatannya aja enggak bisa kita lalui , apa bila kami akan mengeluarkan hasil bumi dan mengantarkan barang ke desa lain ,contohnya desa sidang Sidorahayu,desa sidang Kurnia agung dan ada lagi desa yang paling ujung yaitu desa muara jaya,.kami harus mutar dulu jauh dan memakan waktu yang lumayan lama,

Masyarakat berharap kepada pemerintah daerah agar secepatnya memperbaiki jembatan yang rusak tersebut ,agar masyarakat tidak kesulitan lagi untuk mengeluarkan hasil bumi dan masyarakat setempat bisa sejahtera.”Tutupnya.

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Agus s

Editor.                        : Red DN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed