Warga Pertanyakan Pengerjaan Taman Amburadul Di Tinggal Kabur Pemborong

Photo : Taman Citra 1 Blok I 3 Kelurahan kalideres Jakarta Barat

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Kondisi taman milik pemda DKI Jakarta yang di kerjakan oleh pihak kedua melalui lelang ULP anggaran APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2018 dengan jumlah anggaran milyaran rupuah mangkrak di pertanyakan warga.

Seperti yang terjadi pada program penataan Taman Blok i 3 perumahan citra 1 Kelurahan kalideres kecamatan kalideres Jakarta Barat dan Taman Manggis tanjung duren grogol jakarta barat dengan jumlah anggaran  1.166.551.351.00 Milyar rupiah Yang dikerjakan oleh PT.Yones Setya Wacana hingga kini menyisakan tanya bagi masyarakat sekitar perumahan tersebut.

“Setahu kami kontraktor mulai bekerja sekitar tanggal 28 oktober 2018 namun pada bulan desember 2018 belum selesai dikerjakan sudah di tinggal pergi begitu saja.”kata Dasuki warga  RT 10/16 kalideres Taman Blok i 3

Dasuki melanjutkan,padahal anggaran nya cukup fantastis milyaran rupiah kok pengerjaannya cuma kaya gini,tidak di selesaikan dengan baik,hal ini menjadi pertanyaan bagi kami warga sekitar.kata Dasuki.

“Apalagi kalau kita lihat dari blat papan proyek ini dikawal oleh pihak TP4D kok bisa bermasalah mangkrak seperti ini,dan bagaimana cara pemda untuk membayar kalau pekerjaan mangkrak seperti ini.”ucapnya dengan nada kecewa.

Kami juga berharap pihak pemda memberikan sangsi tegas kepada kontraktor yang tidak bertanggung jawab seperti ini,selain itu kami juga meminta aparat penegak hukum mengaudit anggaran milyaran rupiah untuk menata taman ini,tegasnya.

Terkait hal itu kepala suku dinas kehutanan dan pemakaman jakarta barat mengatakan,untuk proyek penataan taman di dua lokasi di perumahan citra 1 kalideres dan jalan manggis tanjung duren jakarta barat pihaknya hanya membayar 20% dari nilai pekerjaan.

“Itu bukan mangkrak tapi waktu itu sudah keluar angka hitungan dan sudah di rekomendasi TP4D hanya bisa di bayar 20% dari nilai pekerjaan.”kata Iqbal kasudin kehutanan dan pemakaman Jakarta barat.

Saat di tanya detail mengenai kendala sehingga proyek tersebut mangkrak pihaknya tidak mengetahui persis alasannya,

“Untuk kendala nya saya tidak mengetahui persis karena saya masuk ke barat pada bulan februari 2019,namun yang saya tau proyek di dua lokasi itu hanya di bayar 20% pungkas Iqbal.

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis
Editor.                        : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.