TNI-Polri Tidak Akan Mentolerir Hal- hal Yang Dapat Mengganggu Jalannya Demokrasi

 

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Menkopolhukam Wiranto menggelar rapat evaluasi pelaksanaan pemilu, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian di kantor menkopolhukan (184/2019)

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanti mengatakan siap menjaga stabilitas keamanan pasca pemungutan suara.

“Kami tidak akan mentolerir dan menindak tegas semua upaya yang akan mengganggu ketertiban masyarakat, serta aksi-aksi inkonstitusional yang merusak proses demokrasi. NKRI harga mati!” seru Hadi Tjahjanto di Kantor Menkopolhukam,

Tito Karnavian juga menyebut soal rencana mobilisasi massa karena ketidakpuasan terhadap hasil pemilu, meski tidak secara khusus merujuk pada acara syukuran pendukung Prabowo-Sandi.

“Saya menghimbau kepada pihak mana pun untuk tidak melakukan mobilisasi merayakan kemenangan atau mobilisasi ketidakpuasan.” ujar kapolri

Ditambahkannya, Polri pernah membubarkan langkah mobilisasi yang dikerahkan pendukung kedua pasangan calon.

Menurutnya mobilisasi massa karena ketidakpuasan terhadap hasil pemilu itu merupakan langkah inkonstitusional yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Ia menyarankan masyarakat untuk menerima keputusan resmi KPU terkait hasil penghitungan suara.

 

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery

Editor.                        : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.