
DimensiNews.co.id KOTA TANGGERANG – Forum Aksi Mahasiswa kembali melakukan aksi damai mogok makan dan Jahit Mulut di jalan perintis kemerdekaan kota tanggerang (25/1/2019)
Kesejahteraan yang dijanjikan hanya retorika semata. Realitanya saat ini masih banyak pengangguran, masyarakat yang tidak mendapatkan pendidikan, dan kesehatan yang layak.Shandy selaku humas dalam aksi tersebut.
Sandy menjelaskan,Dari faktor kesehatan sudah jelas bahwa kesehatan merupakan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan UUD 1945. Kesehatan juga menjadi suatu hal yang paling fundamental dalam kebutuhan dari setiap individu manusia untuk menjalankan kehidupannya. Sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 4 berbunyi “Setiap orang berhak atas kesehatan.
“Artinya sehat sebagai hak hidup yang merupakan hak dasar yang tidak bisa diganggu gugat dalam keadaan apapun, dan juga setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik, serta mendapatkan kesehatan. Terang Shandy
Perlu kita ketahui bahwa APBD Kota Tangerang mencapai 4,9 Triliun dan di tahun 2018 kemarin SILPA Kota Tangerang mencapai Rp 892 M, seperti yang kita ketahui sama-sama bahwa SILPA ialah sisa lebih perhitungan anggaran yang dikembalikan ke negara, ujar nya
Pemerintah Kota Tangerang dinilai tidak serius dalam menangani faktor kesehatan di daerahya. dengan APBD kota tangerang yang begitu besar serta di perkuat dengan adanya silpa kota tangerang yang begitu besar setiap tahunnya seharusnya pemerintah Kota Tangerang dapat membangun rumah sakit serta fasilitas yang lebih memadai agar semua masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, jelas Shandy
Tidak hanya itu pemerintah juga bisa tidak perlu mengintegrasikan program daerah menjadi program pusat ( BPJS), hanya saja pemerintah Kota Tangerang mau atau tidak menyelenggarakan program kesehatan gratis untuk warga Kota Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang jangan hanya memfokuskan keindahan kota dengan cara membangun banyak taman yang ada di perkotaan. Tambah nya lagi
Kami dari Forum Aksi Mahasiswa sudah membangun posko “Perjuangan pembubaran BPJS untuk Rakyat” yang berada di samping halte Taman gajah tunggal. Saat ini sudah memasuki hari ke-12 dengan berbagai rangkaian aksi mulai dari berorasi, teatrikal, bersosialisasi kepada masyarakat mulai dari menyebar selembaran dan mengajak menandatangani petisi bersama sampai membuat survey online
Didalam menggelar aksi lanjutan untuk tetap merawat nurani dan mengobarkan semangat pantang menyerah dalam perjuangan yakni dengan melakukan *AKSI JAHIT MULUT DAN MOGOK MAKAN* sebagai bentuk perlawanan kami guna mendapatkan kesehatan gratis tanpa syarat.
Aksi Jahit mulut dan mogok makan ini rencana akan dilakukan sampai 4 hari dgn tuntutan :
1. TOLAK INTEGRASI PROGRAM BPJS
2. BUAT PROGRAM KESEHATAN GRATIS TANPA SYARAT UNTUK MASYARAKAT KOTA TANGERANG
3. BENTUK DEWAN KESEHATAN SEBAGAI CONTROL ANTAR HOLDING DI SEKTOR KESEHATAN
Laporan Wartawan : Dul
Editor. : Red DN
















