oleh

Akhir Kisah Sepasang Pasutri Asal Menjadi Bandar Narkoba di Jombang 

JOMBANG – Sepasang suami istri asal Jombang dibekuk Satuan Reskoba Polres Jombang lantaran masing masing telah menjadi bandar narkoba jenis sabu dan pil koplo. Keduanya di tangkap saat mengemasi barang laknat yang siap edar di wilayah Jombang dan sekitarnya itu.

Tersangka, Eko Faris Handriyanto alias Domber (25) dan istrinya Valupi Widiawati (22) ini merupakan warga Desa Gambairan, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Keduanya (pasutri) ini tak bisa berkutik ketika petugas dari SatResnarkoba Polres Jombang menggerebek rumahnya.

Kepala Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang AKP Mochammad Mukid menyatakan bahwa penangkapan pasutri ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. “Benar, Penangkapan keduanya merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. Dari hasil penyelidikan, bahwa sabu dan narkoba lainnya berasal dari pasangan suami istri asal Gambiran Mojoagung ini,” jelasnya, Jumat (19/2/2021).

Selain menangkap Eko dan Valupi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 4 ons lebih yang dikemas berbagai ukuran dan 128 ribu butir pil koplo. Sabu sabu disimpan dalam kaleng biskuit, dengan ukuran timbang yang bervariasi, antara 1 gram, 5 gram, 20 gram, 50 gram, hingga kemasan 100 gram.

Adapun hasil dari penggeledahan, petugas juga mendapati pil koplo di dalam empat kardus yang terbungkus karung warna putih. Masing-masing di dalamnya terdapat 32 botol plastik warna putih yang dari masing-masing botol berisi 1.000 butir pil berlogo “Y”, dengan jumlah total keseluruhan 128 ribu butir pil.

“Total dari keseluruhan barang bukti senilai Rp 1 miliar, Selain itu petugas juga mendapati timbangan elektronik, seperangkat alat isap, korek gas, serta telepon seluler.” imbuhnya.

Atas perbuatannya sepasang pasutri ini dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) yo Pasal 132 ayat (1) UURI No.35 th 2009 tentang Narkotika. “Mereka juga kita jerat Pasal 196 UURI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.” tegas perwira dengan tiga balok di pundak itu. (By)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed