Sarana dan Prasarana Damkar Purwakarta Masih Belum Memadai

  • Bagikan

DimensiNews.co.id – Purwakarta

Pertumbuhan bangunan bertingkat diatas empat lantai di Purwakarta terus meningkat, sementara ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan Pemadam Kebakaran (Damkar) belum memadai. Tim Damkar Purwakarta membutuhkan sejumlah perlengkapan dan peralatan, seperti kendaraan damkar bertangga untuk menjangkau bangunan tinggi.

Usai acara HUT Damkar ke 99, Plt Bupati Purwakarta Dadan Koswara mengakui kiprah dan partisipasi aparat damkar Purwakarta dalam penanggulangan kebakaran maupun bencana yang terjadi di Purwakarta sudah luarbiasa. “Hanya saja, perlu ditingkatkan skill dan profesionalisme para aparat damkar serta peningkatan sarana dan prasarana damkar itu sendiri. Tak kalah penting juga, disiplin serta pelatihan dan pembinaan personil,” kata Dadan di lapangan Sahate, Rabu (7/3/2018).

BACA JUGA :   Job Fair Kota Batu 2019 Sediakan 1000 Lowongan Pekerjaan

Ditempat sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Purwakarta, Wieby mengatakan tahun 2017 kebakaran yang terjadi di Purwakarta setidaknya ada 182 kasus kebakaran. “Kalau di wilayah Purwakarta, kejadian bencana relatif kecil, sementara potensi terjadinya kebakaran tinggi. “2017 saja, ada 182 kasus kebakaran. Kita tetap waspada dan siaga, jadi harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia swasta,” terangnya.

Ia mengakui minimnya peralatan yang dimiliki tim damkar dan penanggulangan bencana Purwakarta. “Kesulitan kami saat ini, peralatan atau sarana prasarana yang belum lengkap. Salah satunya belum ada kendaraan damkar yang bertangga, untuk pemadaman kebakaran gedung bertingkat diatas empat lantai,” ujarnya.

Selain Pemda, lanjut dia, dunia swasta juga turut dilibatkan dan harus respon kalau ada terjadi kebakaran dan bencana. “Sesuai permendagri, ada namanya emergency respon time. Respon time itu 15 menit, harus sudah melakukan gerakan. Petugas kebakaran itu harus punya skill yang mumpuni, kita ada pelatihannya,” tandasnya.

BACA JUGA :   Fokal IMM Halteng Akan Membumikan Muhammadiyah Dihalteng

Ia menambahkan selain menangani kebakaran, pihaknya juga bagian dari tim teknis standar managament peralatan kebakaran pembangunan gedung atau bangunan. “Kita merupakan bagian tim teknis, kita dilibatkan dan mengeluarkan rekomendasi, termasuk melakukan pengujian,” pungkas Wieby.

Saat perayaan HUT Pemadam Kebakaran ke 99 yang diselenggarakan di lapangan sahate Kabupaten Purwakarta, diikuti Sejumlah petugas damkar dari beberapa kabupaten/kota dan emergency respon time perusahaan se jawa barat. (rom)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses