DimensiNews.co.id, ACEH UTARA- Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf meminta kepada seluruh elemen masyarakat dan stakeholder dalam dunia pendidikan agar memberikan perhatian khusus kepada sekolah yang berada di daerah terpencil.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf pada acara silaturahim dengan para Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB se-Aceh Utara yang diinisiasi oleh Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Utara, di aula Kantor Bupati, Selasa (21/1).
Menurutnya, sekolah yang berada di daerah terpencil hingga kini masih menyampaikan keluhan terkait masih kekurangan guru, sarana prasarana penunjang dan inventaris penunjang untuk kegiatan belajar mengajar.
“Untuk sekolah SMA, SMK dan SLB, Pemkab Aceh Utara tidak bisa lagi membantu secara keseluruhan melalui APBK karena sekarang seluruh sekolah menengah atas sudah berada di bawah kewenangan Provinsi Aceh,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, dalam waktu dekat dirinya akan berkunjung ke SMA, SMK dan SLB yang ada di Kabupaten Aceh Utara untuk melihat langsung capaian apa saja yang sudah dilaksanakan selama sekolah itu berada di bawah kewenangan provinsi.
“Kita juga melakukan evaluasi program Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH) maupun untuk menampung aspirasi warga sekolah, apalagi dalam tiga bulan ke depan akan dilaksanakan UN,” kata Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Utara T Aznal Zahri, S.STP., M.Si., mengatakan silaturahim tersebut dimaksudkan untuk membangun koordinasi yang kuat antara Pemkab Aceh Utara dengan jajaran Dinas Pendidikan Aceh, khususnya dalam pembangunan pendidikan tingkat sekolah SMA, SMK dan SLB yang sejak 2017 berada di bawah Provinsi.
Meskipun secara administrasi berada di bawah Provinsi, kata Aznal, namun secara teritorial sekolah-sekolah tersebut merupakan wewenang Pemkab Aceh Utara.
Menurutnya, Aceh Utara merupakan barometer penting pendidikan Aceh. Hal itu karena secara kuantitas jumlah sekolah di daerah ini mencapai 10 persen dari total sekolah di seluruh Aceh, begitu juga jumlah siswa dan guru.
Silaturahim ini dihadiri oleh 83 orang kepala sekolah SMA, SMK dan SLB se-Aceh Utara, dan 11 orang pengawas sekolah. Menurut Aznal, dari 83 sekolah tersebut terdapat jumlah siswa sekitar 22.000 dan jumlah guru sekitar 2.200 orang. (Halim)
















