Kota Batu Darurat Sumber Air

  • Bagikan
Direktur Utama Perumdam Among Tirta Kota Batu, Eddy Sunaedi

DimensiNews.co.id, BATU-Terhitung dari total 186 sumber air yang dikelola oleh Perumdam Among Tirta Kota Batu, ternyata hanya 6 sumber air yang produktif. Sedangkan, kebutuhan atas air untuk dikonsumsi oleh masyarakat Kota Batu mencapai 135 liter per detik setiap harinya.

“Kita mempertimbangkan kualitas dan debit air yang keluar, untuk 14 ribu warga di Kota Batu, meski sebenarnya banyak titik sumber air,” ujar Eddy Sunaedi, Direktur Utama Perumdam Among Tirta Kota Batu, Minggu (24/11/2019).

Salah satunya Sumber Bayuning, menurut Eddy, saat ini Perumdam hanya memiliki kewenangan mengelola 60 persen. Dan, tambah dia, satu lagi Sumber Binangun hanya dapat jatah 40 persen dalam pengelolaannya.

BACA JUGA :   Jelang Nataru, Kapolres Tapsel ; Jangan Ada Kelangkaan Bahan Pokok Penting

Lantaran, sebagian dari Sumber Binangun dikelola oleh PDAM Kota Malang. Ironinya, sumber tersebut tidak bisa diambil alih oleh Kota Batu.

“Kalau dilihat, untuk masa sekarang memang Pemkot Batu tidak mempersoalkan. Tetapi, bagaimana dengan 10-15 tahun ke depan,” tandas mantan aktivis ini.

Dengan kondisi dua sumber tersebut, ditegaskan olehnya, bahwa sebenarnya bisa saja diambil alih selama daerah lain yang ikut mengelola masih berkontribusi terhadap Kota Batu.

Di sisi lain, untuk menjaga ekosistem air supaya terjaga untuk kemudian hari. Pihak Perumdam juga melakukan diskusi sumber, tepatnya Sabtu (23/11/2019).

“Sebenarnya, kita bisa ambil alih, selama mereka masih bekontribusi terhadap Kota Batu. Kemudian dengan adanya Perwali dan juga kerja sama dengan para aktivis, serta pemerhati lingkungan sangat diperlukan untuk saat ini demi menjaga ekosistem alam tetap terjaga,” tegas Eddy.

BACA JUGA :   Bantu Tenaga Medis Perangi Corona, Begini Perjuangan Relawan Bungo Peduli yang akan Produksi APD Sendiri
Pintu masuk Sumber Binangun

Sementara, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud mengaku kaget menanggapi darurat sumber yang bisa terjadi di Kota Batu. Dia berharap, Pemkot Batu harus menyelesaikan satu persatu persoalan sumber.

“Pastinya, Pemkot Batu harus tanggap dan segera memberikan solusi atas permasalahan sumber. Dan, satu lagi soal sumur bor, Pemkot Batu harus tegas meski sebenarnya menjadi tupoksi Pemprov Jatim. Dinas Perijinan, jangan sampai lalai memberikan batas limit dalam proyek pengeboran,” tegas dia.

Seperti diketahui, 6 sumber yang dikelola perumdam yaitu Sumber Binangun, Banyuning, Sumber Ngesong, Sumber Gemulo, Sumber Torong, dan Sumber Kasinan. Dari enam sumber tersebut, sebagian ada yang harus dibagi dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang.

BACA JUGA :   Sambut Industri 4.0, Al Haris : Jambi Butuh Banyak Guru IT

Sekarang kondisi Sumber air di Kota Batu diangka 51,35 persen atau 57 dari 186 sumber air di Kota Batu semakin mengkhawatirkan.(Put)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses