Photo : Yuliawati-Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBN
DimensiNews.co.id JAKARTA – Kalau Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ini dihapuskan, maka saya tidak tahu lagi bagaimana nasib kesehatan anak Saya.”Kata Yuliawati salah satu peserta JKN-KIS di Kawasan Jakarta Barat.(19/12/2018)
Saya dan keluarga Saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya BPJS Kesehatan. Semoga program JKN-KIS terus melakukan inovasi dan meningkatkan pelatanan,sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu seperti Saya ini”katanya
Yuliawati berbagi pengalamannya mengawali ceritanya ketika dirinya mendapatkan kartu pertama kali untuk keluarganya dari Kurir. Sebelum adanya BPJS Kesehatan yang mengeluarkan KIS, Novayanti, anak perempuan Yuliawati yang berusia 9 (sembilan) tahun, selalu berobat menggunakan Kartu Jakarta Sehat (KJS).
Saat itu kata Yuliawati merasa bersyukur mendapatkan KIS karena sejak saat itulah Novayanti berobat dengan lancar dan tanpa tambahan biaya apapun.paparnya.
Yuliawati secara berungkali mengungkapkan rasa syukurnya atas pelayanan kesehatan yang telah diterima oleh anaknya.
bernama Novayanti memiliki masalah pada jantung.
Selama ini Nova, panggilan akrab Novayanti, selalu berobat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Sumber Waras ketika sakit.Untuk masalah jantung yang dideritanya, Nova berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Kalau untuk sakit panas atau hal lainnya Nova akan dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras yang dekat dengan rumah,Jadi kami sering bolak-balik ke dua rumah sakit tersebut” kata Yuliawati.
Dia mengatakan bahwa selama menjalani masa pengobatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Sumber Waras, dirinya tidak pernah membayar tambahan biaya untuk pelayanan kesehatan yang diterima oleh Nova.
Selain itu, pelayanan kesehatan yang diberikan pada anaknya juga tidak dibedakan dengan pasien yang membayar secara umum. Dokter maupun perawat yang melayani anaknya juga baik dan ramah. Sehingga Yuliawati merasa nyaman mempercayakan anaknya pada mereka.
“Biaya pengobatan anak saya cukup tinggi, dengan adanya Program JKN-KIS kami tidak perlu khawatir dengan biaya tersebut. Saya berharap semua orang dapat terbantu dengan Program JKN-KIS ini seperti halnya keluarga kami. Semoga BPJS Kesehatan selalu dapat bertahan dan dapat terus membantu keluarga kami dan keluarga yang lain,” tutup Yuliawati.
Laporan Wartawan : Hery
Editor. : Red DN