DimensiNews.co.id, LABUHANBATU- Sebanyak 76 karyawan di PT Perkebunan Nusantara (PT PN) III Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjalani tes swab untuk mendeteksi infeksi Covid-19 dengan menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).
Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, H Kamal Ilham yang merupakan bagian dari juru bicara (Jubir) tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kepada para awak media, Sabtu ((8/8/2020).
“Ada 76 karyawan yang berhubungan kontak secara langsung atau tidak, seperti karyawan sebagai pembantu rumah tangga, karyawan yang bertugas di perumahan manajer dan karyawan kantornya yang berhubungan dengan pasien yang terpapar, dan ada yang isolasi mandiri, tesnya di RS Aek Nabara,” terangnya.
Sebelumnya, Manajer Kebun PT PN III Rantauprapat Labuhanbatu berinsial EZN (54) pada tanggal 3 Agustus 2020, kemarin dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Pamela Kota Tebing tinggi karena diduga terpapar Covid-19.
“Belum tahu kita hasilnya. Masih akan diperiksa di laboratorium. Setelah hasilnya keluar, kita kabari,” sebut Kamal.
Administratur yang baru 2 bulan memimpin perkebunan kelapa sawit dan karet unit usaha PT PN III itu, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit milik BUMN, di daerah Kota Tebing Tinggi.
Hal tersebut juga dibenarkan Rajid Yuliawan, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan pandemi Covid19 ketika dikonfirmasi rekan media. Adanya surat dari pihak manejemen kebun melayangkan surat ke pihak gugus tugas.
“Kabarnya, dari hasil tes swab, Pak Manajer disebut positif dan dirawat intensif di Rumah Sakit Pamela Tebing Tinggi. Tapi soal kepastiannya apakah positif Covid-19, dokter yang memeriksa di rumah sakit itulah yang tahu pasti. Kita hanya dengar kabar,” ujar Rajid.
Dijelaskannya, bahwa pihak manajemen kebun PT PN III Rantau Prapat Labuhanbatu juga telah melaporkan hasil pemeriksaan swab PCR manajer itu ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu.
Para karyawan perusahaan perkebunan milik BUMN itu berhadap tidak ada yang terinfeksi virus corona, agar mereka dan keluarga lega dan bisa kembali bekerja menafkahi keluarga.
(Mortan)
















